Mesin perajang porang adalah mesin yang digunakan untuk merajang umbi porang. Belakangan ini, popularitas tanaman porang semakin menanjak setelah mulai banyak yang mengetahui manfaat serta harga jual tanaman porang yang tinggi di pasar ekspor.

Rumah mesin berinovasi untuk menghadirkan mesin perajang porang untuk memudahkan para petani dalam mengolah tanaman porang. Berikut ini spesifikasi mesin perajang porang rumah mesin

Spesifikasi Mesin Perajang Porang – Harga Mesin Perajang Porang Terbaru 2021

Mesin Perajang Porang
Gambar Mesin Perajang Porang

Spesifikasi Mesin Perajang Porang MRS-K250

Kapasitas:250 kg/jam
Bahan:platezer
Rangka:besi
Dimensi (pxlxt):800 x 600 x 1200 mm
Penggerak diesel:8 Pk
Bahan:Stenliss untuk contact product
Fungsi:Untuk Memotong Dan Merajang, Porang Yang Akan Dijadikan Keripik, Porang atau dikeringkan untuk menjadi tepung

Baca Juga : Mesin Perajang Bawang 

Mengenal Tanaman Porang

tanaman porang
Gambar Tanaman Porang

Tanaman porang dikenal juga dengan sebutan iles-iles, tanaman ini masuk dalam klasifikasi umbi-umbian dan dengan nama spesies Amorphophallus muelleri. Sayangnya, masih banyak diantara kita yang menganggap bahwa tanaman yang satu ini hanya tumbuhan liar.

Tanaman ini biasanya ditemukan pada lahan hutan yang banyak di tumbuhi pepohonan besar, dan akan tumbuh subur pada daerah dengan ketinggian 0 hingga 700 mdpl.

Porang banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan, bahan obat maupun bahan baku industri. Tak heran, umbi porang memiliki nilai ekspor yang cukup tinggi bahkan pada tahun 2018 mencapai angka Rp11 Miliar.

Saat ini umbi porang telah diekspor ke berbagai negara, diantaranya adalah China, Jepang, Vietnam, Australia, dan negara tetangga kita.

Ciri Tanaman Porang

Akar pada tanaman porang akan terlihat ketika tanaman tersebut memasuki stadia dormansi atau biasa dikena sebagai fase istirahat. Pada fase ini akar porang akan mulai mengering dan tidak lagi dapat menyerap air, mineral dan unsur hara yang ada di tanah. Akar porang akan berkurang saat umbi porang membesar dan mengeras. Menandakan porang siap untuk dipanen.

Batang porang berwarna hijau dan memiliki bercak-bercak berwarna putih. Pada pertemuan batang atau pangkal daun, terdapat umbi berbentuk bulat berwarna coklat kehitaman. Umbi ini disebut juga dengan umbi katak.Umbi katak ini juga dapat digunakan dan dimanfaatkan sebagai bibit porang.

Tanaman porang memiliki daun yang besar dan berbentuk menjari. Daun majemuk ini berjumlah 4 pada setiap batang. Bunga pada tumbuhan porang ini menyerupai terompet berwarna merah muda dan memiliki batang bunga yang menyerupai tongkol jagung ditengahnya.

Buah tanaman porang berwarna hijau saat umurnya masih muda lalu kemerahan saat dewasa dan berubah menjadi kehitaman sebagai tanda sudah siap dipanen.

Dalam satu buah porang dapat menyimpan dua biji. Sedangkan di setiap satu tongkol porang terdapat 100 hingga 300 biji. Biji porang ini selanjutnya akan dijadikan sebagai bibit tanaman porang.

Pada setiap batang, tanaman porang hanya dapat menghasilkan satu umbi saja. Besarnya umbi ini dipengaruhi oleh kesuburan dan umur tanaman porang.

Kegunaan Porang dalam Industri dan Kehidupan Sehari-hari

Masyarakat pada umumnya hanya mengetahui bahwa umbu-umbian hanya digunakan sebagai bahan makanan saja. Namun, tanaman porang memiliki manfaat lain khususnya sebagai bahan baku industri. Berikut ini manfaat lain dari tanaman porang:

  • Bahan baku tepung
  • Untuk membuat Isolator Listrik
  • Bahan baku kosmetik
  • Untuk membuat komponen pesawat terbang
  • Bahan baku pembuat lem
  • Untuk membuat produk penjernih air
  • Bahan baku barang industri
  • Untuk Mengentalkan es krim
  • dll.

Banyak negara tertarik untuk mengimpor tanaman porang karena tanaman porang dari Indonesia sangat terkenal dengan kualitasnya yang baik.

Nilai Bisnis dan Harga Jual Porang Setelah Diolah Menggunakan Mesin Perajang Porang

Tanaman porang dibutuhkan untuk bahan baku industri. Hal inilah yang menyebabkan harganya melambung tinggi dipasaran dan paling banyak dicari oleh negara eksportir.

Di pasaran, porang basah atau yang baru dipanen biasanya dibandrol dengan harga antara Rp. 9.000 – Rp. 10.000 per kilogramnya.

Harga ini akan naik bila porang basah telah diolah menjadi porang kering. Porang kering bisa diekspor dengan harga sekitar Rp. 200.000 – Rp. 300.000 per kg.

Petani dapat menghasilkan 24 ton porang dalam satu hektar lahan. Tentu jika petani porang memilki lahan yang luas maka akan menghasilkan angka yang sangat besar.

Saat ini Indonesia merupakan negara dengan penghasil porang terbesar di dunia. Oleh karena itu Indonesia dipercaya oleh negara-negara lain sebagai eksportir porang mereka.Bagaimana? Apa kamu tertarik berbisnis porang? Mungkin kamu akan menjadi eksportir porang paling dicari dari Indonesia.

Apa Saja Kandungan Pada Umbi Porang? | Mesin Perajang Porang

Tanaman porang memiliki banyak kandungan didalamnya, membuat tanaman yang satu ini dimanfaatkan juga untuk kesehatan. Kandungan utama yang dimiliki oleh porang yaitu Konjac glucomannan (KGM). Selain KGM, porang juga mengandung:

  • 45% Glucomannan
  • 9,7% protein
  • 16 jenis asam amino hingga 7,8%
  • 7 asam amino esensial hingga 2,5%
  • Kalsium
  • Fosfor
  • Besi
  • Zinc
  • Mangan
  • Tembaga
  • Tinggi serat
  • Rendah kalori

Di setiap 100gr porang mengandung gizi sebagai berikut:

  • 50 gram Glucomannan
  • Karbohidrat meliputi glukosa, fruktosa, sukrosa
  • 1,64 gram protein
  • 0,0004 gram lemak
  • 57 mg fosfor
  • 4,06 mg besi
  • 0,2 mg mangan
  • 0,08 mg tembaga

Porang Bagi Kesehatan

Setelah kita mengetahui kandungan-kandungan yang dimiliki porang, kita juga akan mempelajari apa saja manfaat porang bagi kesehatan tubuh kita. Berikut ini beberapa manfaat porang bagi kesehatan.

1. Mengontrol Berat Badan

Untuk kamu yang sedang melakukan program diet, porang bisa jadi menu andalan kalian nih. Porang banyak kandungan serat, selain sangat baik bagi pencernaan, serat juga bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

Sebuah studi pada tahun 2005 yang lalu membuktikan bahwa dengan mengonsumsi porang dapat membakar hingga 1200 kalori.

2. Mengatasi Peradangan

Dengan adanya kandungan KGM didalamnya, porang bermanfaat untuk membantu mengatasi peradangan dalam tubuh atau inflamasi.

3. Mengatasi Sembelit

Tak cukup sampai disitu, ternyata kandungan serat yang ada di porang juga bermanfaat untuk mengatasi sembelit atau susah buang air besar (BAB). Serat dalam porang cukup efektif untuk membantu melancarkan pencernaan sehingga feses lebih mudah untuk keluar dari tubuh.

4. Membantu Menyembuhkan Luka

Tak disangka-sangka, ternyata porang juga mampu menyembuhkan luka loh. Kandungan KGM pada porang ini ternyata cukup efektif untuk mempercepat proses penyembuhan luka karena kandungan glucomannan yang berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

5. Mengatasi dan Mencegah Penyakit Diabetes

Porang dapat membantu dalam mengatasi dan mencegah penyakit Diabetes karena umbi-umbian ini dapat mengendalikan kadar gula darah yang ada pada dalam tubuh, terutama pada yang menderita diabetes mellitus, tapi harus dikonsumsi bersama dengan American ginseng.

6. Menurunkan Tekanan Darah

Untuk kamu penderita hipertensi (darah tinggi), porang dapat menjadi menu andalan kamu sekarang. Porang dipercaya dapat menurunkan tekanan darah. Sayangnya belum ada penelitian lebih lanjut untuk membuktikan anggapan ini.

7. Mengendalikan Kadar Kolesterol | Mesin Perajang Porang

Menurut Journal of American Clinical Nutrition 2008 mengatakan bahwa kandungan KGM pada porang sangat efektif untuk menjaga kadar kolesterol.

Jadi untuk kamu yang suka makan gorengan, jangan lupa untuk menambahkan porang sebagai menu andalanmu untuk mengendalikan kadar kolesterol di tubuh kamu ya.

Ternyata banyak sekali manfaat dari tanaman porang. Selain bermanfaat untuk bahan baku industri juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita.Tentu saja ini menjadi sebuah peluang bagi para petani untuk membudidayakan tanaman porang.

 

Sebelum Kamu Memutuskan Untuk Membeli Mesin Perajang Porang, Yuk Kita Intip Dulu Cara Budidaya Porang!

1. Mempersiapkan Lahan Tanam

Tahapan pertama untuk budidaya tanaman porang tentu saja dengan menyiapkan lahan tanam. Tanaman porang akan tumbuh subur di lahan terbuka yang bebas dari gulma. Siapkan lahan dengan meggemburan tanah.

Setelah itu buatlah gundukan dan lubang tanam dengan jarak 25 x 50 cm atau 25 x 60 cm. Di setiap lubang diberi pupuk kompos dan sekam agar pertumbuhan tanaman porang bisa optimal. Penggunaan sistem monokultur dipercaya bisa meningkatkan hasil tanaman porang.

2. Mulai Proses Penanaman

Tahapan selanjutnya dari budidaya tanaman porang yaitu penanaman porang. Biasanya tahap penanaman dilakukan pada bulan Oktober – Desember atau bertepatan dengan awal musim penghujan.

Proses penanaman bisa dilakukan dengan menggunakan umbi ataupun katak. Namun jika penanaman menggunakan benih maka sebaiknya dilakukan penyemaian dalam polybag.

Saat tanaman porang sudah berumur sekitar lima bulan, tanaman ini akan menguning dan mati. Pada saat itu juga katak akan jatuh dari tangkainya. Tanaman porang juga akan mati saat musim kemarau tiba, karena saat musim kemarau tanaman porang mengalami proses dormansi.

Tanaman porang akan tumbuh kembali saat musim penghujan tiba, tentunya dengan jumlah anakan yang bertambah dan umbi yang lebih besar.

3. Lakukan Langkah Pemupukan

Tanaman porang perlu diberi nutrisi agar bisa tumbuh dengan lebih optimal dan menghasilkan umbi yang besar. Sebelumnya tanaman porang sudah diberi pupuk kompos pada proses penanaman.

Pemupukan kedua dilakukan saat porang sudah mulai tumbuh. Biasanya jenis pupuk yang digunakan adalah pupuk anorganik NPK/TSP. Namun petani juga dapat memanfaatkan kotoran hewan ternak sebagai pupuk organik.

4. Bersihkan Gulma

Tanaman porang ini ditanam saat musim hujan, maka tak heran jika terdapat banyak gulma tumbuh disekitar tanaman porang.Keberadaan gulma ini dapat mengganggu pertumbuhan tanaman porang, maka dari itu kita perlu untuk melakukan proses penyiangan atau pembersihan gulma di sekitar tanaman porang.

5. Lakukan Pembumbuhan Guludan

Tak lupa untuk melakukan pembumbuhan atau peninggian gundukan tanah dengan cara menimbun pangkal batang porang dengan tanah yang berada disekitar tanaman porang. Hal ini dilakukan agar batang porang bisa berdiri tegak dan umbi lebih cepat tumbuh besar.

6. Proses Penjarangan | Mesin Perajang Porang

Satu tanaman porang bisa menghasilkan hingga 3-4 batang porang. Oleh karena itu perlu dilakukan proses penjarangan. Hal ini dilakukan agar umbi porang bisa tumbuh lebih besar.

7. Penanggulangan Hama dan Penyakit | Mesin Perajang Porang

Hama dan penyakit pada tumbuhan tentu saja menjadi ancaman bagi para petani porang. Karena hal itu juga akan sangat berdampak pada kualitas hasil panen nantinya.

Tanaman porang sering diserang oleh hama seperti belalang, nematoda, ulat araechenes dan ulat makasar orcetti. Kedua ulat tersebut merupakan jenis ulat yang sering menyerang umbi-umbian.

Untuk membasmi hama yang mengancam pertumbuhan tanaman porang, kamu bisa menggunakan bahan kimia karbofuran.

Sedangkan penyakit yang mengancam tanaman porang antara lain batang semu yang membusuk dan daun yang layu serta kering yang disebabkan oleh jenis jamur Rhyzoctonia sp, Sclerotium sp dan Cercospora sp.

untuk mengatasi jamur penyebab penyakit pada tanaman porang kamu bisa menggunakan fungisida Benlate dan Ridomil.

Jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi tanaman porang. Dengan begitu, kamu bisa langsung mengambil langkah pencegahan dan penanggulangan sebelum tanaman porang terpapar hama maupun penyakit.

8. Tahap Panen

Tahapan yang paling ditunggu-tunggu tentu saja panen. Porang dapat dipanen setelah berumur tujuh bulan setelah penanaman jika ditanam dengan menggunakan umbi.

Namun jika benih yang digunakan adalah umbi katak, maka porang baru bisa dipanen setelah berumur 18 – 24 bulan setelah proses tanam.

9. Tahap Pengolahan | Mesin Perajang Porang

porang rajang
Gambar Porang Setelah Dirajang

Umbi porang yang sudah dipanen kemudian dirajang menggunakan mesin perajang porang. Dengan menggunakan mesin perajang porang akan didapatkan irisan tipis porang yang siap untuk diolah lebih lanjut dan dijadikan bahan pangan ataupun bahan baku industri.

Porang yang telah dirajang kemudian akan melalui proses pengeringan dengan menggunakan mesin pengering porang – oven porang.

Intip Kisah SUKSES Pebisnis Porang | Mesin Perajang Porang

Petani Porang di Pangandaran dalam Satu Kali Panen Bisa Raup Rp 3 Miliar

Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu kawasan yang sangat mendukung untuk membudidayakan tanaman porang. Selain karena mudahnya perawatan, tanaman porang ini dipilih karena memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi.

Adang Hidayat, salah satu petani porang asal Langkaplancar, mengatakan bahwa dirinya sudah memulai untuk membudidayakan tanaman ini sejak 2017 hanya dengan modal Rp 10 juta saja.

Di tahun pertamanya, beliau mendapat income sebesar Rp 75 juta. Pada tahun berikutnya dengan bermodal Rp 850 juta beliau memperoleh income mencapai Rp 3 miliar.

“Makanya sangat layak untuk dikembangkan di sini. Apalagi jika benar-benar berkembang bisa mendongkrak perekonomian petani,” ujarnya.

Dari Pemulung Hingga Menjadi Seorang Milyarder

“Rezeki akan mendekat kepada orang-orang yang berusaha” mungkin kutipan ini bisa menggambarkan kehidupan dari Paidi. Paidi dulunya dikenal sebagai seorang pemulung asal Desa Kepel, Kecamatan Kare, Madiun. Namun, tak disangka-sangka, sejak tiga tahun terakhir, kini ia menjadi seorang milyarder sukses berkat menjalankan bisnis porang.

Paidi mengetahui informasi mengenai potensi porang berkat informasi dari temannya. Kemudian, ia mencari di internet untuk lebih memastikan informasi dan memantapkan dirinya. Saat itulah, timbul keinginan Paidi untuk memulai membudidayakan porang.

Setelah saya cek, ternyata porang menjadi bahan makanan dan kosmetik yang dibutuhkan perusahaan besar di dunia,” ungkap Paidi.

Sukses menjadi pebisnis porang, tak membuat paidi lupa dengan sesama. Ia dengan senang hati membagikan ilmunya kepada para petani yang ingin memulai untuk membudidayakan tanaman ini.

Paidi juga membuka akun Youtube guna membagikan informasi mengenai cara budidaya tanaman porang. Agar informasi mengenai cara budidaya porang dapat diakses masyarakat luas.

Berkat kisah sukses Paidi sebagai pebisnis porang, banyak warga setempat yang memutuskan untuk beralih menjadi petani porang. Sebelumnya, mereka bertani cengkeh dan durian. Namun, nilai hasil panen porang dirasa lebih menguntungkan.

Berkat keuletannya, saat ini Paidi menjadi seorang Milyarder. Omset penjualan porang miliknya menembus angka Rp 1 Miliar. Setelah mendulang kesuksesan, Paidi berencana untuk memberangkatkan umrah ke Tanah seluruh petani di desanya.

Wahh, sangat menginspirasi ya kisah pak Paidi ini. Jadi, bagaimana? apa Anda tertarik berbisnis porang? Grosir Mesin siap membantu dan mendukung bisnis Anda dengan menyediakan mesin perajang porang. Tentunya dengan harga berkualitas dan harga yang menarik.

× Whatsapp Kami!