Cara Mempromosikan Makanan yang Anda terapkan belum berhasil? Sejatinya memang tidak akan ada habisnya ketika kita berbicara mengenai bisnis kuliner. Sebab, makanan adalah kebutuhan pokok yang dibutuhkan semua orang. Lalu, bagaimana caranya agar bisnis kuliner yang kita jalani memiliki ciri khas dan nilai plus tersendiri di mata customer?

Tidak hanya menargetkan pasar dengan spesifik, ada juga strategi lain yang bisa dijalankan untuk melancarkan strategi pemasaran produk makanan Anda. Untuk lebih lengkapnya, yuk simak penjelasan di bawah ini mengenai cara mempromosikan makanan yang berpotensi meningkatkan omzet penjualan.

19 Cara Mempromosikan Makanan yang Wajib Anda Coba!

Cara Mempromosikan Makanan

1. Bekerjasama dengan Influencer

Salah satu cara mempromosikan makanan yang sudah terbukti efektif yaitu berkerja sama dengan influencer, selebgram, selebtweet, dan orang yang berpengaruh lainnya. Dimana mereka ialah seseorang yang memiliki pengikut yang cukup banyak dan pengikut tersebut memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap mereka. Terkadang juga karena mereka mengidolakan seorang influencer, maka apa yang dipakai atau dikonsumsi oleh influencer tersebut membuat para pengikut mereka ingin mengonsumsi produk yang sama dengan yang dikonsumsi oleh influencer yang mereka idolakan.

Anda bisa memilih seorang influencer yang sekiranya cocok terhadap produk Anda. Lalu, Anda bisa membuat kesepakatan dengan influencer tersebut, mengenai harga dan apa saja yang perlu diperhatikan dalam pembuatan konten yang Anda inginkan. Setelah itu, Anda dapat mengirimkan produk Anda kepada influencer tersebut. Jika konten promosi tersebut sudah di posting di akun influencer, maka selain mendapat feedback dari konten yang influencer unggah tersebut, Anda juga dapat menggunakan konten tersebut untuk mempromosikan produk Anda. Misalnya dengan memposting konten tersebut dalam media sosial bisnis Anda sendiri.

2. Gunakan Kemasan Produk yang Menarik

Kemasan merupakan hal yang sangat penting dan berperan besar dalam menarik calon pembeli. Bisa jadi, produk yang Anda jual memiliki rasa enak dan pas di lidah market, namun karena kemasannya kurang menarik, sehingga produk Anda kurang diminati.

Jangan sampai hal itu terjadi kepada bisnis Anda. Mulailah untuk meriset kemasan, bagaimana kemasan yang sesuai dengan market yang sudah Anda targetkan. Namun, sebelum di tahap riset, akan lebih baik jika Anda melakukan strategi segmenting, targeting, dan positioning terlebih dahulu supaya Anda mampu memahami target market Anda dengan baik.

3. Promosi Melalui Media Sosial

Cara mempromosikan makanan selanjutnya adalah melakukan promosi di media sosial. Hal yang perlu disadari adalah sosial media merupakan salah satu hal yang harus dimiliki oleh pengusaha saat ini. Jika ingin bisnis Anda dikenal banyak orang, maka sosial media menjadi salah satu jalan yang bisa ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut. Lewat media sosial, Anda bisa lebih mudah menjangkau market dan berinteraksi dengan mereka. Melalui konten, Anda bisa membuat berbagai macam program atau penawaran untuk memikat calon pembeli.

4. Membuat Website Perusahaan

Website merupakan hal yang penting untuk dimiliki perusahaan saat ini. Website mampu menjadi salah satu cara mempromosikan makanan. Di suatu bisnis, website ibarat sebagai tempat kita berdagang dan media sosial adalah stand yang Anda gunakan untuk mempromosikan produk Anda.

Anda bisa membuat website pusat untuk menampung berbagai informasi mengenai produk yang Anda tawarkan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan customer saat mencari produk kita karena website pusat yang menyediakan berbagai informasi mengenai produk Anda ini ibarat etalase bisnis Anda.

Website juga menjadi salah satu factor penting yang mempengaruhi kepercayaan konsumen terhadap bisnis Anda. Sebab, jika Anda memiliki website yang dikelola dengan baik, maka customer akan mempresepsikan bahwa bisnis Anda adalah bisnis yang professional. Bayangkan jika calon pembeli sudah hampir yakin akan membeli produk Anda, tetapi ketika ditanya apa website produk ini dan Anda tidak mempunyai website, apa yang akan terjadi? Tentu calon pembeli lebih akan percaya kepada bisnis yang sudah memiliki website.

5. Bekerjasama Dengan Penyedia Layanan Pesan Antar

Dewasa ini, banyak sekali orang yang sudah menggunakan aplikasi untuk memesan makanan. Hanya tinggal memesan menggunakan aplikasi dalam smartphone, lalu kita tinggal menunggu makanan itu sampai ke tempat kita.

Salah satu cara mempromosikan makanan yang bisa Anda lakukan adalah dengan bekerjsa sama dengan perusahaan yang sudah besar seperti Gojek ataupun Grab. Salah satu keuntungan dari bekerja sama dengan perusahaan penyedia jasan pesan antar ini ialah Anda bisa berjualan tanpa harus memiliki toko secara fisik.

6. Buat Foto Produk yang Unik dan Menarik

Cara Mempromosikan Makanan

Salah satu elemen yang paling penting dalam mempromosikan makanan adalah membuat foto produk yang unik dan juga menarik. Visual yang menarik mendorong orang-orang untuk membeli produk yang Anda tawarkan. Anda menyediakan gambar yang bagus, ditambah dengan tagline yang menarik, juga copywriting yang menggugah membuat orang yang membaca tertarik untuk membeli.

Bisa dijumpai disekitar kita, bahwa sebenarnya produknya bagus, namun karena hanya difoto dengan seadanya, sehingga hasilnya kurang menarik dan kurang maksimal. Sangat disayangkan jika hal tersebut terjadi kepada usaha Anda. Oleh sebab itu, maka akan lebih baik untuk membeli jasa seseorang untuk memberikan foto produk yang menarik untuk produk Anda. Anda bisa mencarinya melalui media sosial, ataupun melalui search engine seperti google. Sehinga Anda bisa mempromosikan makanan dengan maksimal. Pada sekarang ini banyak sekali yang menawarkan jasa foto produk yang bisa membantu anda dalam mempromosikan produk Anda.

7. Merekrut Reseller

Selanjutnya, cara mempromosikan makanan yaitu dengan merekrut reseller. Dengan memiliki reseller, tentu peluang untuk meningkatkan penjualan menjadi lebih tinggi. Hal ini bisa terjadi jika target market Anda sudah teredukasi dengan produk Anda, dan tahu, apa alasan mereka harus membeli produk Anda.

Jika Anda merekrut sepuluh reseller, maka Anda memiliki potensi untuk meningkatkan penjualan sebesar 10 kali lebih lipat. Tetapi, sebaiknya Anda jangan merekrut reseller jika permintaan terharap produk Anda masih rendah. Karena, reseller lebih tertarik dengan produk yang sudah jelas diinginkan oleh pasar, bukan produk yang susah di jual.

8. Buat Promosi yang Unik dan Menarik

Cara mempromosikan makanan yang selanjutnya adalah membuat promosi yang unik dan menarik. Promosi yang unik dan menarik akan menarik calon pembeli untuk datang ke tempat Anda dan membeli produk jualan Anda. Oleh karena itu, Anda harus membuat promosi yang menarik sehingga orang-orang penasaran lalu mereka tertarik untuk membeli produk Anda.

Promosi ini dilakukan dengan tujuan agar produk Anda tidak menumpuk, karena bila Anda memiliki produk yang bagus, namun tidak banyak orang yang tahu, maka orang-orang pun tidak terpikir untuk membeli produk Anda.

Untuk itu, Anda bisa memberikan berbagai promo menarik yang membuat seseorang merasa jika tidak membeli ia telah melewatkan kesempatan berharga. Sebagai contoh, Anda bisa mengadakan promo “Beli 4 gratis 1” atau “Gratis untuk yang sedang ulang tahun” atau bisa juga “Gratis untuk dua produk untuk yang sedang merayakan anniversary pernikahan.” Sesuaikan promo dengan value produk Anda. Selain itu, Anda juga bisa mempelajari pemasaran 4P dalam bisnis. 4P adalah product, place, price, dan promotion, pelajari dan aplikasikan dalam bisnis Anda.

Contoh dari promosi: Khusus hari ini! beli mesin strapping band, gratis 1 hand sealer!

9. Mengadakan Giveaway

Mengadakan giveaway menjadi salah satu cara mempromosikan makanan yang cukup powerful. Ajak selebgram atau influencer bekerja sama, biarkan mereka yang menyebarkan informasi tentang giveaway yang Anda berikan kepada followers mereka.

Dalam giveaway tersebut, berikan produk gratis dengan syarat mereka harus men-tag beberapa teman mereka dalam postingan giveaway untuk mengikuti giveaway itu juga. Follower yang berhasil menjadi pemenang akan memperoleh produk yang Anda jual dan menjadi testimoni sekaligus branding produk Anda. Dengan begitu, maka produk Anda akan dikenal lebih banyak orang.

10. Berikan Pelayanan Terbaik

Mungkin Anda sudah sering mendengar istilah “Pembeli adalah raja”, nyatanya istilah tersebut memang bagus jika diaplikasikan dalam bisnis Anda. Sederhananya, pembeli akan merasa senang jika Anda memberikan pelayanan terbaik, jika pembeli senang, potensi untuk repeat order akan tinggi.

Walaupun bisnis makanan Anda mungkin baru bisnis rumahan, tetapi Anda tetap bisa menggunakan cara ini, yaitu dengan cara memastikan ketersediaan menu yang Anda jual, menggunakan bahan baku yang berkualitas baik, menjaga kebersihan outlet atau tempat produksi, dan memberikan servis terbaik kepada pelanggan.

Baca juga: 15 Ide Bisnis Online untuk Pelajar yang Bisa Kamu Coba!

11. Tingkatkan Kualitas Produk

Cita rasa memiliki peran yang sangat penting dalam dunia usaha kuliner. Sebaik apapun Anda mengemas produk, jika rasanya tidak enak, membuat pembeli kapok dan tidak akan melakukan repeat order. Lebih parahnya, pembeli yang kapok itu bisa mempengaruhi teman-temannya untuk tidak membeli di tempat itu. Untuk itu, penting sekali untuk meningkatkan kualitas produk. Gunakan bahan berkualitas baik untuk menunjang cita rasa. Penting juga untuk tidak pelit bumbu, pastikan produk yang Anda buat memiliki cita rasa tinggi yang tentu saja sesuai dengan lidah target market Anda.

12. Manfaatkan Google My Business

Daftarkan usaha Anda di Google My Business. Hal ini bisa menjadi salah satu cara mempromosikan makanan yang efektif. Sebab, dalam google maps sudah tersedia fitur untuk mencari “restoran terdekat” hal ini memungkinkan usaha Anda muncul dalam daftar hasil pencarian tersebut. Dengan mendaftar pada Google My Business juga memungkinkan untuk membuat pembeli mencari tempat usaha Anda menjadi lebih mudah. Selain itu, pelanggan juga lebih mudah untuk mencari informasi apa saja produk yang Anda jual. Maka dari itu, lengkapilah dan tampilkan produk yang Anda jual beserta detail deskripsinya. Hal tersebut bisa menjadi pertimbangan calon buyer untuk membeli produk Anda. Selain itu, fitur rating yang disediakan Google akan membantu Anda meningkatkan kepercayaan market terhadap bisnis Anda.

13. Lakukan Inovasi Produk

Adapun cara mempromosikan makanan yang lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan melakukan inovasi produk. Misalnya, dengan menjual produk yang sedang booming, namun hal yang penting untuk diperhatikan adalah pastikan produk tersebut masih relevan dengan produk utama yang Anda jual. Inovasi bisa dilakukan tidak hanya berupa modifikasi pada pilihan menu saja, namun Anda juga bisa melakukan inovasi pada bagian kemasan produk.

14. Mengikuti Event

Mengikuti event bisa menjadi salah satu cara mempromosikan makanan yang Anda jual. Event yang dimaksud disini adalah event seperti festival atau bazar. Anda bisa menyewa stand atau tempat khusus berjualan yang sudah disediakan panitia. Semakin banyak orang yang hadir dan melihat produk yang Anda jual, semakin besar juga jangkauan Anda terhadap market. Tentu, akan lebih banyak orang yang akan mengenal produk Anda. Di stand yang Anda sewa, cantumkan nama restoran, sosial media, dan alternatif pembelian secara online lainnya. Tujuannya agar konsumen menjadi lebih mudah ketika akan melakukan repeat order.

15. Bekerjasama dengan Metode Pembayaran

Saat ini sudah banyak sekali jenis metode pembayaran yang disediakan untuk memudahkan konsumen dalam melakukan pembayaran. Hal itu turut meningkatkan kepuasan customer experience. Anda bisa menyediakan pembayaran melalui transfer rekening bank, dompet digital, ataupun QRIS.

16. Menjaga Hubungan Baik dengan Supplier dan Perantara

Faktor penting datang dari lingkungan di dalam bisnis itu sendiri, yaitu berkaitan tentang hubungan antara Anda sebagai penjual dengan Supplier dan juga perantara. Mungkin Anda bertanya “apa pentingnya?”

Supplier merupakan pihak pemasok sumber daya perusahaan. Dalam bisnis kuliner, biasanya supplier mamasok produk yang akan Anda jual, entah itu berupa bahan mentah ataupun produk yang sudah jadi. Sementara itu, perantara ialah seseorang atau pihak yang membantu mendistribusikan produk Anda.

Jika hubungan Anda dengan perantara dan supplier tidak lancar, dikhawatirkan produk Anda tidak bisa hadir tepat pada waktu yang sudah dijanjikan. Hal tersebut jelas merugikan, karena berpotensi merusak percayaan konsumen terhadap bisnis Anda.

17. Harga Jual Produk

Meskipun Anda mendapatkan bahan-bahan bagus dari supplier, namun jika harga jual Anda tidak kompetitif maka berisiko besar produk Anda kalah di persaingan pasar. Salah menetapkan harga bisa-bisa membuat pembeli kapok dan tidak mau membeli produk Anda lagi.

Hal yang bisa Anda lakukan adalah survei pasar sebelum menentukan harga. Bandingkan harga jual produk masing-masing competitor Anda. Opsi paling aman yang dapat Anda pilih adalah mengambil harga rata-rata, sehingga tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah. Sehingga, cara promosi makanan yang Anda tempuh pun tidak sia-sia, karena ketika orang melihat produk Anda, harga bukan masalah bagi mereka.

18. Value Produk Makanan

Cara Mempromosikan Makanan

Perhatikan juga value produk makanan yang Anda jual. Namun sebelum itu, sudahkah Anda mengerti apa maksud dari value produk makanan dalam konteks ini?

Dalam konteks ini, value produk mengacu kepada rasio antara uang yang dikeluarkan dan keuntungan yang didapatkan konsumen. Semakin tinggi value sebuah produk, maka tingkat kepuasan konsumen terhadap produk Anda pun juga semakin tinggi.

Karenanya, buatlah harga jual yang setara dengan keuntungan yang didapat oleh konsumen Anda. Mulailah untuk mencari tahu produk seperti apa yang target market Anda sukai, baik dari segi rasa, tampilan, maupun kemasan produk itu. Jangan lupa pula untuk menampung masukan dari konsumen untuk mengetahui keinginan mereka.

Jika value produk Anda sudah tinggi, maka secara tidak langsung hal itu sudah dengan sendirinya mendukung strategi pemasaran atau cara promosi makanan yang Anda terapkan.

19. Pertimbangkan Kondisi Pasar

Selain faktor-faktor internal, faktor internal juga harus Anda perhatikan dalam menjalankan strategi dan cara promosi makanan. Salah satu faktor eksternal yang harus Anda beri perhatian ialah kondisi pasar.

Pantaulah dinamika pangsa pasar Anda, cari tahu bagaimana kondisi permintaan pasar, produk makanan apa yang sedang banyak dicari, jenis makanan seperti apa yang banyak peminatnya, hingga produk apa yang tidak disukai konsumen.

Hal ini penting diperhatikan agar memudahkan Anda menentukan cara promosi makanan secara lebih akurat, dan tentu saja meminimalisir risiko.

Itu tadi 19 cara mempromosikan makanan yang bisa Anda praktikan. Selamat berjuang, semoga berhasil!

× Whatsapp Kami!