Usaha yang sukses tidak akan terlepas dari kendala dalam berwirausaha yang berhasil dilalui. Oleh karena itu, penting bagi pebisnis pemula untuk mengetahui apa saja kendala dalam berwirausaha yang mungkin akan mereka hadapi.

Pilihan pekerjaan di era sekarang ini semakin variatif. Ada banyak sekali macam pekerjaan baru yang mulai muncul mengikuti perkembangan zaman dan diawali dengan membaca peluang.

Namun, dunia bisnis tidak pernah mati. Jatuh bangun yakni proses yang akrab terjadi di dunia bisnis.

Kendala Dalam Berwirausaha

 

kendala dalam berwirausaha

 

1. Pengertian Kendala Dalam Berwirausaha

Wirausaha adalah gabungan dari dua kata, yaitu ‘wira’ dan ‘usaha’. Wira artinya pejuang, pahlawan, berbudi luhur, manusia unggul, bersifat agung, dan gagah berani. Semnetara itu, usaha merupakan kegiatan atau amalan, berbuat sesuatu dan bekerja. Jika diartikan secara lurus, maka arti dari wirausaha adalah orang yang menciptakan suatu produk, menentukan cara produksi, menyusun strategi untuk menciptakan produk baru hingga mengatur permodalan serta pemasarannya.

Jadi, apa yang dimaksud dengan kewirausahaan? Secara sederhana, pengertian atau arti wirausaha adalah suatu proses melakukan identifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan yang berujung dengan dibentuknya sebuah usaha.

Sementara itu secara umum, definisi wirausaha adalah suatu kesibukan usaha atau bisnis mandiri dengan kondisi seluruh sumber daya dan usaha dibebankan kepada pelaku usaha (wirausahawan) dalam mengenali produk baru, memutuskan konsep dan proses produksi, menyusun strategi hingga mempromosikan serta mengatur permodalannya. Tujuan adanya kesibukan ini adalah untuk mendapatkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi dibandingkan saat sebelum diolah.

Orang yang menjalankan kegiatan wirausaha disebut dengan wirausahawan. Dialah yang bertanggung jawab dalam merancang manajemen fungsional dari keseluruhan proses kesibukan tersebut, mulai dari penyelenggaraan sampai dengan memasarkan produk. Wirausahawan juga harus memiliki kemampuan untuk bisa membaca tren pasar agar tidak sampai salah sasaran dalam mempromosikan produknya.

Dari keterangan wirausaha di atas, maka dapat kamu pahami bahwa pengertian kewirausahaan adalah proses memulai dan menjalankan bisnis atau usaha tersebut. Kesibukan wirausaha yang dikerjakan kemudian berkembang menjadi kewirausahaan.

Kata kewirausahaan sendiri adalah padanan kata dari entrepreneurship dalam bahasa Inggris. Sebelum dialihbahasakan ke dalam bahasa Inggris, kata entrepreneurship berasal dari kata berbahasa Perancis, yaitu entreprende yang memiliki maksud petualang, pencipta, dan pengelola usaha.

Kerap sekali wirausaha sering disebut sebagai wiraswasta karena beberapa ahli menganggap bahwa memang tidak ada perbedaan yang jauh dalam pengertiannya. Bahkan, di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kedua istilah tersebut memiliki arti yang sama.

Namun, adapun yang menganggap bahwa sebenarnya wiraswasta dan wirausaha adalah dua hal yang berbeda. Orang yang berwirausaha dapat dipastikan mempunyai bisnis atau usahanya sendiri, sedangkan wiraswasta terkadang dapat juga dilakukan dengan bekerja pada orang lain. Penggunaaan kedua istilah ini memang sering tumpang-tindih. Kesimpulannya perbedaan wirausaha dan wiraswasta terdapat pada sikap mental atau wujud usaha/operasinya.

Baca Juga Artikel Ini: Mengolah sabut kelapa menjadi peluang bisnis.

2. Tujuan

Tujuan wirausaha yang paling penting adalah dapat menciptakan lapangan kerja dan banyak membuat terobosan. Kegiatan kewirausahaan sangat berpengaruh mendobrak sistem ekonomi. Tak heran jika seorang wirausaha dikenal dengan sosok yang gagah, berani, perkasa, dan pantang menyerah.

Bagaimana tujuan wirausaha dapat dicapai? Kewirausahaan dapat di mulai dengan mengumpulkan uang dan tenaga kerja untuk menciptakan barang atau jasa agar dapat memperoleh keuntungan. Menghasilkan kekayaan ekonomi, pertumbuhan, dan inovasi.

Salah seorang ahli di bidang kewirausahaan, Effendy mengatakan bahwa tujuan wirausaha adalah melakukan proses penciptaan kesejahteraan/atau nilai tambah, melalui penoleran atau penetasan ide dengan mencampurkan sumber daya dan merealisasikan tersebut menjadi kenyataan.

  1. Tujuan wirausaha adalah menerobos sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan membuat bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru.
  2. Tujuan wirausaha adalah memulai, mengatur, dan berani mengambil resiko bagi pekerjaan yang dikerjakannya dalam dunia usaha.
  3. Tujuan wirausaha adalah memimpin, mengorganisasikan, dan berani menanggung segala risiko untuk menciptakan peluang usaha dan usaha baru.
  4. Tujuan wirausaha adalah suatu nilai yang diwujudkan dari perilaku yang dijadikan sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, cara, muslihat, proses, dan hasil bisnis.
  5. Tujuan wirausaha adalah mampu memulai bisnis baru, dan orang yang biasanya langsung berhadapan dengan risiko mampu merekongnisi dalam mencapai keberhasilan.
  6. Tujuan wirausaha adalah bisa meningkatkan sumber daya ekonomi dari produktivitas rendah menjadi produktivitas tinggi.
  7. Tujuan wirausaha adalah nilai yang dibutuhkan untuk memulai bisnis dan memajukan bisnis.
  8. Tujuan wirausaha adalah melaksanakan proses membuat kesejahteraan/atau nilai tambah, melalui penoleran atau penetasan ide dengan menggabungkan sumber daya dan menerapkan tersebut menjadi kenyataan.
  9. Tujuan wirausaha adalah berani mengambil resiko untuk memulai sebuah usaha di berbagai kesempatan yang ada.
  10. Tujuan wirausaha adalah percaya diri, memusat pada tugas dan hasil, orang yang berani mengambil risiko, kepemimpinan yang mutlak, kemampuan membuat terobosan baru yang kuat, dan orang yang berorientasi pada masa depan.
  11. Tujuan wirausaha adalah memulai atau membuat sesuatu yang baru & berbeda. Peter Drucker pernah mengatakan wirausaha tidaklah mencari risiko, mereka mencari peluang.
  12. Tujuan wirausaha adalah memulai dan menjalankan bisnis yang kreatif.
  13. Tujuan wirausaha adalah menyatukan berbagai alat produksi & menemukan nilai dari apa yang dia hasilkan.
  14. Tujuan wirausaha adalah memiliki terobosan baru, kreatif dan sanggup mewujudkan kreativitasnya guna meningkatkan kesejahteraan diri di lingkungan dan masyarakat.
  15. Tujuan wirausaha adalah berbagai kegiatan yang diperlukan untuk memulai & menjalankan perusahaan di saat pasar belum terbentuk / belum terjamah secara jelas, atau beberapa komponen fungsi produksi belum ditemukan sepenuhnya.
  16. Tujuan wirausaha adalah mampu mengambil risiko yang dibutuhkan untuk mengatur dan mengelola bisnis dan menerima manfaat finansial atau keuangan.

3. Keuntungan

Ini dia manfaat dan keuntungan yang akan didapatkan oleh pelaku usaha selama mengerjakan usahanya dengan benar.

  • Bisa leluasa menggunakan ide

Kelebihan wirausaha yang pertama adalah anda dapat sesuka hati menggunakan ide untuk menjalankan usaha tanpa ada yang memprotes.

Menjadi wirausaha membuat Anda bebas melakukan kesibukan sesuai dengan apa yang anda inginkan. Dengan begitu, anda dapat lebih mengenali produk dan mudah mempromosikannya karena semuanya berasal dari ide anda sendiri.

  • Waktu kerja yang fleksibel

Memulai usaha sendiri membuat anda jadi tidak terikat waktu. Anda bisa libur kapan saja anda mau. Anda tidak perlu menyertakan diri pada jam kerja dari 8 pagi hingga 5 sore.

Waktu kerja yang bebas ini akan membuat Anda lebih santai dalam bekerja tanpa harus takut terlambat. Maka dari itu anda yang ingin memulai usaha, ayo lekas mulai usahanya. Jangan biarkan ketakutan menghalangi Anda.

  • Membuka lapangan kerja bagi yang lainnya

Kelebihan wirausaha dan wiraswasta yang lainnya adalah Anda jadi memberikan kesempatan pada orang lain untuk memiliki penghasilan.

Untuk membuat produk baru, anda tentunya butuh mempekerjakan sumber daya manusia. anda tidak dapat bekerja seorang diri.

  • Menjadi bos di usaha sendiri

Menjadi wirausahawan juga membuat anda menjadi bos di usaha sendiri. Anda yang menegaskan semua kesibukkan usaha untuk sampai pada keberhasilan. Anda juga tidak akan pernah diatur oleh orang lain.

Namun, bukan berarti Anda bertindak seenaknya. Menjadi bos di sini maksudnya adalah anda mempunyai tanggung jawab terhadap usaha yang anda jalankan.

  • Memperluas relasi

Untuk memulai usaha yang bertahan lama, anda perlu memperluas hubungan. Menjadi pelaku usaha membuat anda menjadi sering bertemu dengan orang baru. Ini yang membuat anda dapat mempunyai kesempatan baru untuk memajukan bisnis anda.

Jadi, semisal ada kesempatan untuk berkumpul bersama pelaku usaha lainnya, jangan lewatkan kesempatan ini karena anda membutuhkannya.

  • Mengembangkan bakat dan potensi

Keuntungan wirausaha lainnya adalah anda jadi bebas mengasah bakat dan potensi. Hal itu karena tidak ada lagi yang membelenggu anda untuk berkarya. Produk yang anda jual secara langsung jadi lebih valid.

  • Mendapatkan keuntungan besar

Risiko kehilangan usaha itu memang ada, tapi anda juga akan berpeluang mendapatkan keuntungan besar. Asalkan anda dapat berjualan dengan cara yang benar dan berhasil mendapatkan pelanggan yang menggantungkan kepentingannya pada usaha anda.

Keuntungan besar ini akan anda dapatkan selama anda kukuh menghasilkan barang dan jasa yang berkualitas.

  • Melakukan kegiatan yang disukai

Keuntungan wirausaha yang lainnya adalah anda dapat melakukan aktivitas yang anda disukai. Anda akan selalu bersemangat dalam berusaha apapun rintangannya. Inilah yang membuat berwirausaha jadi penting.

  • Belajar menjadi pemimpin

Seorang wirausaha akan belajar bagaimana caranya menjadi seorang pemimpin. Anda akan mengerti bagaimana menjadi pemimpin yang cakap. Anda akan menjadi sosok yang lebih dewasa dan bertanggung jawab demi kepentingan para karyawan anda.

  • Membawa perubahan bagi sekitar

Berwirausaha juga bukan melulu terkait dengan kepentingan pribadi. Anda dapat membawa perubahan, seperti membuat pekerjaan bagi orang-orang yang ada di lokasi usaha. Perubahan itu tentu saja menguntungkan orang lain dan akan membuat mereka bahagia.

  • Kepercayaan diri meningkat

Menjadi pemilik usaha juga akan menjadikan anda percaya diri. Anda akan terbiasa menghadapi orang baru, bahkan Anda jadi berani berbicara di depan banyak orang untuk menceritakan kisah anda dalam memulai wirausaha. Wirausaha adalah sosok yang suka berbagi.

4. Kendala Dalam Berwira Usaha

Kenadala sudah biasa terjadi di kalangan para wirausahawan, diantaranya yaitu:

Baca Juga Artikel Ini: Cara mengatasi dagangan sepi.

  • Sumber daya manusia

Seorang enterpreneur memerlukan tim kerja dan spesialisasi untuk memulai usaha dan memajukan perusahaannya. Untuk itu, seorang enterpreneur harus terus menanamkan modal pada manusia untuk mengembangkan perusahaan.

  • Pengembangan produk

banyak pebisnis pemula yang salah dalam memutuskan usaha yang akan ditelateni. Kebanyakan kegagalan pengusaha adalah menciptakan produk yang kurang dibutuhkan masyarakat. Ia memberi saran agar menciptakan produk “demand driven”, yaitu produk-produk yang dibutuhkan masyarakat.

  • Memetakan kompetisi

setiap calon pengusaha untuk melakukan riset SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman) dan terus memperhatikan para pesaing. Rancangan rencana sangat penting jika kompetisi terus terjadi.

  • Permintaan

Pelanggan adalah raja. Untuk itu, seorang enterpreneur harus menentukan siapa yang menjadi pengutamaan atas produk yang dijual. Penentuan pemetaan ini untuk mengetahui kebiasaan pelanggan.

  • Pricing

Ketika memulai usaha, kamu perlu perhatikan harga. Penerapan harga merupakan hal yang paling sulit untuk diterapkan oleh seorang yang baru memulai dalam dunia bisnis. Menurut dia, harga yang telah diterpkan harus bisa berubah menyesuaikan situasi perekonomian, atau bermutasi dengan membuat produk baru yang terjangkau.

  • Siklus Penjualan

Seorang pengusaha pemula harus mencermati siklus penjualan produknya, apakah tahan lama atau tidak. Enterpreneur juga harus mencermati lamanya suatu produk di pasaran dengan terus bermutasi mengeluarkan produk-produk baru.

  • Perencanaan modal

Seorang yang berjiwa enterpreneur selalu membuat perencanaan dana dan target. Dengan perencanaan dana yang kuat, para pengusaha terus memutarkan uangnya untuk memajukan usaha. “Yang utama bagi orang yang berwatak wirausahawan adalah mujur, bersenang-senang itu nomor terakhir, yang penting berusaha dulu,”.

  • Eksekusi

eksekusi suatu produk merupakan hal tersulit. Seorang wirausaha harus mengikuti pada jadwal yang sudah ditentukan. Selain itu, produk yang akan disempurnakan sudah jelas dibutuhkan dan orang yang menjadi sasaran produknya dapat menggunakan.

  • Keinginan melakukan semuanya dengan baik

Pebisnis pemula cenderung menginginkan semua rencananya berjalan sempurna. Hal ini justru sering membuat perasaan tertekan saat bisnisnya tidak bekerja sesuai rencana.

Di balik usaha yang baru terbentuk tidak jarang ada sosok pengusaha yang melakukan semuanya sendiri. Ada baiknya untuk tidak terlalu menekan diri sendiri dengan tujuan yang memberatkan.

Tidak ada salahnya memohon bantuan orang lain untuk mengerjakan sesuatu.

Selain meringankan pekerjaan, meminta bantuan menandakan anda sudah tahu dimana kekurangan anda.

  • Mendapatkan dan mempertahankan model

Hambatan dalam berwirausaha selanjutnya yang harus dilalui pengusaha awam dalam memulai usaha adalah mencari model atau brand ambassador. Peringkat seorang model dalam dunia bisnis sangat penting.

Semakin melego model yang dipakai, semakin tinggi permintaan konsumen terhadap produk usaha anda. Tetapi model yang ternama selalu memiliki harga yang cukup tinggi.

Anda bisa menghemat pengeluaran dengan memohon pertolongan saudara atau teman untuk mengatasi kendala ini.

Selain mengurangi pengeluaran, akan lebih mudah untuk anda mempertahankan model jika bersumber dari saudara atau teman.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah membuat ide iklan yang menarik. Tidak semua iklan membutuhkan model, tetapi sebuah iklan selalu memiliki filosofi.

Ide iklan yang menarik mampu memikat pelanggan untuk menggunakan produk anda. Anda harus memiliki ide-ide kreatif di saat pengeluaran bisnis anda mulai menumpuk.

  • Menemukan pelanggan pertama

Susah untuk membuat konsumen mempercayai produk yang baru anda buat.

Konsumen selalu bertanya apakah produk anda cukup enak, memuaskan, atau setidaknya menggoda.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Anda bisa mengatasi hambatan ini dengan memberikan contoh kepada calon konsumen usaha anda.

dapat juga dengan memberikan promo di awal, seperti beli dua gratis empat.

Diskon juga menjadi bagian yang sangat menarik untuk menarik konsumen. Selain itu, yang terpenting adalah berikan bekas pelayanan yang sangat memuaskan.

  • Ditolak investor

Hampir sama seperti membangun kepercayaan konsumen, membuat investor percaya kepada usaha anda adalah sesuatu hal yang cukup sulit.

Terlebih melihat usaha yang baru saja anda mulai. Mendengar penolakan demi penolakan tak jarang akan membuat anda tertekan dan ingin menyerah.

Anda perlu memperhatikan apa yang diinginkan calon investor anda. Pilihlah investor-investor yang signifikan dengan usaha anda. Penting untuk mengelompokkan target calon investor beserta sifatnya.

Kesuksesan menundukkan investor juga dimulai dari bagaimana cara Anda meyakinkan mereka. Anda membutuhkan rasa percaya diri atas apa yang akan anda bangun agar bisa melalui hambatan bisnis ini.

Bagaimana orang lain akan percaya kalau anda memperlihatkan sesuatu yang tidak meyakinkan?

  • Menyadari langkah yang salah

Setelah komitmen besar yang anda lakukan tak jarang bukan hasil bagus yang diterima. Di situ anda sadar bahwa apa yang sudah dimulai harus dijaga.

Di sisi lain anda menyadari bahwa anda sangat terbebani dengan keadaan ini. Anda tidak perlu khawatir, mungkin hanya cara anda yang kurang benar.

Ibarat anda mempunyai daging, anda tidak dapat memotongnya menggunakan pisau roti. Daging memerlukan pisau daging.

Roti memerlukan pisau roti. Sadarilah bahwa cara anda kurang benar. Lalu cobalah cara lain untuk mengurus usaha anda.

Ini bukan sepenuhnya anda gagal, cuma caranya saja yang kurang benar.

  • Menutup bisnis

Ini adalah kendala dalam berwirausaha tersulit yang mungkin terjadi pada semua pebisnis ketika menjalankan bisnis. Tidak hanya terjadi pada pebisnis pemula.

Pebisnis yang sudah mapan pun mungkin bisa mengalaminya. Setelah mengetahui cara memulai usaha anda kurang benar, anda akan mencoba cara lain.

Anda berulang-ulang mencoba cara-cara lain dan ternyata masih tidak berhasil. Satu-satunya jalan adalah menutup bisnis Anda.

Kendala dalam berwirausaha merupakan keputusan yang sangat sulit untuk diambil apalagi setelah banyaknya pengorbanan yang telah anda kerjakan, sangat disayangkan untuk menutup usaha anda begitu saja.

Tetapi hal ini harus dikerjakan kalau semua cara yang anda coba ternyata tidak berhasil. Menutup bisnis bukan berarti Anda gagal.

Kemungkinan saja ini terjadi karena pilihan usaha yang kurang benar.

  • Mengelola keuangan

Hambatan terakhir yang sering dihadapi saat memulai usaha adalah mengelola keuangan perusahaan. Banyak pengusaha yang masih belum paham dengan masalah keuangan dan akuntansi.

Hal ini dapat sangat berdampak pada usaha karena bagaimana pun keputusan usaha harus berdasarkan data keuangan yang tepat.

Belum lagi mengelola uang kas yang sangat penting untuk kemajuan usaha. Tidak sedikit perusahaan yang akhirnya jatuh bangkrut karena tidak mempunyai uang kas yang baik.

Itulah beberapa kendala dalam berwirausaha yang sering dihadapi dalam menjalankan bisnis. Semoga dengan membaca artikel, anda dapat lebih mudah dalam mengelola usaha anda!

Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat.

× Whatsapp Kami!