Apakah Anda tahu? bahwa 9 dari 10 peternak ayam petelur sangat memperhatikan serta mempertimbangkan pakan ternaknya dengan sangat detail. Hal ini karenakan, pakan ayam yang memiliki harga semakin naik dan dinamis. Belum lagi biaya perawatan ternak lainnya yang juga harus dipertimbangkan. Tentu Anda sebagai peternak ayam ingin mendapatkan kandungan nutrisi pakan ternak yang tepat dan makimal.

Selain mempertimbangkan kandungan nutrisi dan kebutuhan pakannya, tentu saja juga sangat penting untuk mengenal jenis-jenis ayam petelur yang berkualitas. Lalu, seperti apa si standar nutrisi yang harus diberikan? Serta bagaimana pola dalam pemberian pakan tersebut? Yuk simak beberapa pembahasan berikut ini:

1. Jenis-Jenis Ayam Petelur

pakan ayam petelur

Ayam ras petelur memiliki produktivitas yang sangat tinggi, jika Anda mengoptimalkan pemberian pakan secara maksimal. Dari setiap satu ekor ayam petelur rata-rata dapat menghasilkan 250-310 butir telur dalam satu tahun. Tentu saja, produktivitas setinggi itu sangat bergantung pada jenis ayam petelur yang Anda budidayakan. Berikut ini beberapa jenis ayam petelur yang biasa dibudidayakan adalah:

  • White Leghorn
  • Australorp
  • Rhode Island Red
  • Barred Plymounth Rock
  • Cornis New Hampshire
  • White Plymooth Rock.

Meski demikian, jika formulasi dan komposisi pemberian pakan Anda tidak tepat, maka produktivitas telur yang dihasilkan juga tidak akan optimal. Selain itu, pemberian pakan juga harus sesuai dengan fase pertumbuhan ayam, dengan demi kian pertumbuhan ayam akan jauh lebih maksimal.

2. Kebutuhan Nutrisi yang Diperlukan Ayam Petelur

pakan ayam petelur

Agar bisa produktif dengan maksimal, Ayam petelur membutuhkan beberapa jenis nutrisi makro seperti protein, lemak, dan karbohidrat. Harus Anda ketahui. ayam petelur juga sangat membutuhkan asupan nutrisi mikro seperti vitamin dan mineral. Agar Anda mudah dalam menghitung berapa banyak asupan nutrisi makro dan mikro yang diberikan, berikut ini adalah tabel persentase kebutuhan pakan ayam petelur fase layer:

pakan ayam petelur

Dapat dilihat pada tabel diatas menjelaskan kebutuhan nutrisi ternak ayam petelur. Agar dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut, maka Anda harus pandai dalam memilih bahan pakan agar nantinya pakan yang Anda berikan ke ayam petelur dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan baik. Dengan tercukupinya nutrisi maka ayam petelur juga akan memberikan produktivitas hasil yang maksimal juga. Hal ini sangat harus dipertimbangkan apa lagi untuk peternak Ayam petelur pemula.

3. Cara Pemberian Pangan yang Baik

pakan ayam petelur

Untuk itu pemberian Pakan Ayam petelur harus benar-benar diperhatikan karena hal ini merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi keproduktifan ayam petelur tersebut. Berikut ini beberapa metode dalam pemberian pakan yang sudah banyak diterapkan di seluruh dunia:

a. Metode Skip a Day Feeding

Membatasi pemberian pakan, yaitu dengan cara satu hari diberi pakan dan satu hari dipuasakan, dan selanjutnya satu hari diberi pakan (skip a day), tujuannya untuk mengontrol bobot badan ayam petelur. Metode ini dapat diterapkan saat ayam petelur berumur 4-20 minggu, dengan syarat yaitu, potong paruh (debeaking) benar-benar sempurna agar mencegah munculnya sifat kanibalisme ketika ayam dipuasakan.

b. Metode 4-3 Feeding

Metode pemberian pakan yang juga bisa Anda terapkan adalah metode 4-3, metode ini dilakukan dalam periode satu minggu, dimana dalam satu minggu ayam diberi makan selama 4 hari dan dipuasakan delama 3 hari. Sebagai contoh ayam petelur berumur lima minggu, standar pakan per harinya 52 gram maka jika di akumulasikan jumlah pakan satu ayam petelur dalam satu minggunya adalah 364 gram (52 gram x 7 hari = 364 gram). Dari hasil tersebut dapat dijumlahkan pakan satu minggu dibagi empat hari makan menjadi 91 gram per satu ayam petelur (364 gram : 4 = 91 gram). Jadi setiap kali makan ayam petelur diberi pakan 91 gram (Minggu, Selasa, Kamis, Sabtu), sedangkan tiga hari lainnya ayam petelur dipuasakan (Senin, Rabu dan Jum’at).

c. Metode 3-1-2-1 Feeding

Pemberian pakan dengan metode ini dilakukan dengan cara tiga hari diberikan pakan, satu hari dipuasakan, lalu dua hari diberikan pakan lagi, dan kemudian satu hari dipuasakan kembali. Contoh ayam petelur berumur 16 minggu, standar pakannya per hari adalah 106 gram, maka satu minggu pakan yang diberkan dalah 623 gram (89 gram x 7 hari = 623 gram). Jumlah pakan yang diberikan dalam satu minggu dibagikan lima hari makan = 124,6 gram (623 gram : 5 hari = 124,6 gram). Jadi pakan diberikan pada hari Minggu, Senin, Selasa, Kamis, Jumat  sebanyak 124,6 gram, sedangkan pada hari Rabu dan Sabtu ayam petelur dipuasakan.

Agar pakan yang diberikan memiliki kualitas yang terjamin, Anda dapat membuat pakan ternak ayam dengan mandiri. Untuk mempermudah pembuatan pakan ternak ini Anda bisa menggunakan Mesin Pembuat Pakan Ternak. Dengan menggunakan Mesin ini Anda dapat menghemat waktu dan tenaga sehingga lebih efisien dan Anda tidak perlu lagi menghawatirkan kualitas pakan ternak ayam Anda. Karena kualitasnya sudah dapat dipastikan karena Anda membuatnya dengan tangan Anda sendiri.

 

× Whatsapp Kami!