Solar Dryer Dome adalah inovasi pengeringan hasil pertanian yang digunakan beberapa produk hortikultura. seperti cabai, jahe, rumput laut,dan lain sebagainya.

Solar dryer dome adalah alat alternatif metode hasil produksi pertanian lebih hemat energi. Alat  ini adalah hasil penelitian dari Dr. Serm Janjai, seorang peneliti dari Silpakorn University Thailand. Solar dryer sendiri mempunyai bentuk seperti kubah dengan inkubator ruangan yang tertutup seperti green house, dan dilihat sekilas mirip dengan solar tunnel.

Bedanya solar dryer yaitu, greenhouse sementara solar tunnel biasanya masih menggunakan PET untuk cover pada bangunan. Sedangkan solar dryer menggunakan bahan polycarbonate. Ketahanan dari polycarbonate yang mampu bertahan hingga 10 tahun menjadi pilihan yang bagus daripada bahan PET yang gampang sekali rusak.

Pengeringan yang dilakukan didalam ruangan menggunakan Solar Dryer membuat semua proses pengeringan menjadi lebih higienis. Waktu pengeringan pun juga lebih efisien karena hanya memakan waktu sekitar 3-4 hari karena Solar Dryer Dome dilengkapi dengan sirkulasi udara.

Biasanya petani yang mengeringkan produk hortikultura ini di luar ruangan memerlukan waktu hingga 7 hari. Artinya, dengan menggunakan Solar Dryer Dome akan dapat mempersingkat waktu pengeringan.Di Indonesia sendiri Solar Dryer Dome Technology ini telah banyak diterapkan di berbagai daerah seperti,di Alor, Sumbawa, dan Kendal

Solar Dryer Dome ini terbuat dari polikarbonat khusus dan bahan ini dapat memanaskan ruangan dua kali lipat daripada suhu di luar ruangan.

Jadi, apabila suhu di luar sekitar 30° C, maka di dalam Solar Dryer Dome dapat mencapai 60° C,” kata Sugiarto Romeli selaku PC Unit Head dari PT Impack Pratama Industri Tbk. saat menghadiri acara Paparan Inovasi Pangan dan Pertanian dari Australia dan Jerman di Jakarta.

Solar Dryer Dome sendiri adalah hasil inovasi Serm Janjai yang dijalankan oleh Universitas Silpakorn, Thailand. Covestro, merupakan perusahaan produsen plastik asal Jerman, yang bekerja sama dengan PT Impack Pratama Industri Tbk.

1.Spesifikasi Solar Dryer Dome

 

solar dryer dome

Spesifikasi

Dimensi:800 x 600 x ±380 cm
kapasitas:400 – 500 kg

Struktur

Cover:Polycarbonate 6 mm, 10 tahun warranty
Rangka:Besi pipa dan besi hollow coating anti karat

Aksesoris

Daya:80 watt
Tegangan:18 V
Arus Listrik:3,44 A
Kipas/exhaust fan:4 Buah
Tempat Pengering:4 Lajur
Meja Besi (P x L x T):600 x 100 x 85 cm
Tray Kawat:95 x 100 cm

Lantai Dasar / Pondasi

Plat lantai beton:P 920 cm x L 720 cm x T 10 cm
Sloff keliling:P 8000 cm x L 600 cm x T 10 cm

Spesifikasi Solar Dryer Mini

 

solar dryer dome

 

 

Spesifikasi

Dimensi:2000 x 2000 x 1250mm
kapasitas:40 kg

Struktur

Cover:Polycarbonate 6 mm, 10 tahun warranty
Rangka:Besi pipa dan besi hollow coating anti karat

Aksesoris

Daya:20 watt
Tegangan:17 V
Arus Listrik:1,4 A
Kipas/exhaust fan:1 Buah
Tempat Pengering:4 Tray
Tray960 x 960 x 10 cm

Info Pemesanan Solar Dryer Grosir Mesin

Grosir Mesin – Pusat Distributor Alat Dan Mesin Untuk Kebutuhan Usaha Anda.

CS 1:0812 2222 9224 / 0812 2447 4411.
CS 2:0878 3336 8884 / 0877 3424 1313.

Grosir Mesin  Menyediakan Solar Dryer Dome yang dapat membantu anda dalam melakukan pengeringan hasil pertanian anda seperti cabai, jahe, pisang, rumput laut, tomat dan lain sebagainya

Kami siap membantu anda dalam mengembangkan usaha anda. Kenapa Harus Kami ?Karena kami adalah perusahaan penyedia / pembuat alat – alat / mesin – mesin yang sangat terpercaya.

Seperti mesin–mesin industri, pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, konstruksi, UMKM, dan lain lain. Mulai dari mesin sederhana hingga mesin-mesin industri berskala besar,

kami memberikan layanan untuk anda memberikan training dalam mengoperasikan mesin – mesin dari kami.Selain itu kami juga bersedia memberikan konsultasi kepada anda pada saat anda bingung mau usaha apa ? Sedangkan anda punya modal untuk diinvestasikan.

Grosir Mesin hanya memberikan mesin – mesin yang berkualitas untuk anda. Karena mesin-mesin kami diproduksi oleh tenaga ahli kami sendiri, dan sudah melewati Quality Control.

Serta bisa anda coba sebelum anda bawa pulang. Sehingga pelanggan akan merasa puas dengan pelayanan kami, karena kepuasan pelanggan adalah prioritas kami.

Solar Dryer Dome Di Indonesia

Solar Dryer Dome Pertama berdiri di Kabupaten Alor – Nusa Tenggara Timur, digunakan sebagai tempat pengeringan rumput laut.Dalam program WeCare yang didukung oleh Covestro dan ASSIST.

Somwang Martchaipoom, sebagai perwakilan ahli dari Silpakorn University, menjelaskan bagaimana alat ini bekerja; keuntungan penggunaan Solar Dryer Dome; dan cara perawatnya. Dalam penjelasannya, ia berkata bahwa tidak hanya masa pengeringan yang lebih cepat, rumput laut yang dihasilkan juga lebih bersih dan bobot yang susut pun lebih sedikit.

Solar Dryer yang kedua berdiri di Kabupaten Kendal – Jawa Tengah. Solar Dryer Dome ke dua berdiri pada bulan Maret 2017 yang lalu di Desa Boja-Kebon Agung, Kendal, Jawa Tengah. Desa kecil yang terletak sekitar 50km dari Semarang.

Pembangunan ini didukung penuh oleh Impack Pratama dan Covestro. Pengurus Solar Dryer Dome terdiri dari 10 orang yang terdiri dari masyarakat setempat. Kini telah berhasil memproduksi sale pisang dan dalam kurun waktu sebulan dapat mengeringkan ± 800 kg pisang basah.

Pisang sale yang diproduksi di Desa Boja berhasil tembus hingga sekitaran wilayah Semarang kota dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Solar Dryer selanjutnya berdiri di Rumah Produksi Javara,di daerah Bekasi. Sebagai perusahaan yang membina dan mengekspor hasil olahannya yaitu produk pertanian di Indonesia,

Javara mencoba mengolah hasil panen dengan menggunakan Solar Dryer.Pertama kalinya, Javara mengeringkan produk cabai untuk olahan sambal yang rencana akan di ekspor hingga ke Eropa.

Solar Dryer Dome Meningkatkan Hasil Produksi Petani

Penggunaan Solar Dryer Dome di tahapan pasca-panen bisa meningkatkan produksi petani hingga 45%.Head of Inclusive Business Asean, Covestro, Setafan Koch menjelaskan bahwa Solar Dryer bisa menggantikan metode pengeringan tradisional yang biasanya dilakukan di pinggir jalan atau lapangan.

Solar Dryer adalah teknologi pengering produk hortikultura yang dibangun menggunakan lembar polikarbonat yang dilapisi dengan material penyaring sinar ultraviolet.

Pengeringan dalam ruang membuat proses pengeringan bebas dari kontaminasi debu, air hujan, dan cahaya ultraviolet yang menyebabkan 30%—50% hasil perkebunan kehilangan nilai ekonomis. Peralihan dari ke Solar Dryer dapat menaikan produksi perkebunan atau pertanian yang terjual hingga 45%.

Suhu di dalam Solar Dryer dapat ditingkatkan hingga mencapai 200% lebih tinggi dari suhu di luar ruangan tanpa menggunakan listrik eksternal. Proses pengeringan di fasilitas ini hanya menghabiskan 3–4 hari dibandingkan proses tradisional yang bisa membutuhkan waktu berhari-hari.

Koch menjelaskan bahwa dengan keunggulan tersebut dapat meningkatkan nilai jual produk hasil perkebunan ataupun pertanian karena lebih higienis,mengandung nutrisi lebih tinggi, lebih tahan lama, dan tidak menyebabkan warna produk pudar.

Solar Dryer sendiri adalah teknologi hasil inovasi Serm Janjai dari Universitas Silpakorn di Thailand. Covestro, perusahaan produsen plastik yang berasal Jerman,yang berkolaborasi dengan PT Impack Pratama Industri Tbk menyebarkan teknologi tersebut di Indonesia.

Direktur Utama, Impack Pratama, Haryanto Tjiptohardjo mengatakan bahwa kolaborasi produksi, pemasaran, dan distribusi produk Solar Dryer Dome merupakan langkah awal Impack Pratama untuk mengembangkan pola bisnis inklusif.

Dia menjelaskan bahwa bisnis inklusif adalah model bisnis yang memiliki tujuan memberikan kontribusi untuk masyarakat. Namun, tegasnya, bisnis inklusif tidak sama dengan tanggung jawab sosial perusahaan karena akan dikelola secara berkelanjutan dan tetap menghasilkan keuntungan bagi perusahaan.

Solar Dryer Untuk Mempercepat Pengeringan Kopi

Apakah kalian termasuk pecinta kopi? Tahukah kalian bahwa setiap gelas kopi memiliki cerita unik masing-masing. Selain jenis jenisnya nya, setiap kopi berawal dari biji kopi yang dipetik dari perkebunan kopi dan diolah dengan berbagai metode yang berbeda-beda.

Para petani kopi perlu melalui beberapa proses pasca panen sebelum akhirnya mendistribusikan biji kopi. Proses pasca panen dapat memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap hasil akhir dari biji kopi.

Pada umumnya ada 2 jenis proses pasca panen kopi yang biasa dilakukan, yaitu proses pengolahan kopi secara basah atau kering. Ada beberapa perbedaan untuk pengolahan kopi basah dan kering, namun demikian keduanya akan tetap melalui proses penjemuran atau biasa disebut pengeringan.

Berbagai macam metode pengeringan kopi yang digunakan, mulai dari yang tradisional hingga modern, untuk mengoptimalkan hasil produksi kopi tersebut.

Proses Pengeringan Biji Kopi

Biji kopi yang sudah dipetik dan dipanen dari perkebunan harus segera diolah. Menunda dalam pengolahan biji kopi akan dapat menyebabkan reaksi kimia yang dapat menurunkan kualitas  biji kopi. Proses pengeringan pada tahap pengolahan umumnya dilakukan setelah melakukan proses sortasi atau pemilahan dan pencucian biji kopi,(pengolahan kopi basah)

Proses pengeringan menjadi salah satu tahap paling penting dalam proses produksi biji kopi. Hal ini memiliki tujuan yaitu mengurangi kadar air yang ada pada biji kopi hingga mencapai persentase 10%-12% sebelum diolah lebih lanjut.

Jumlah kadar air tersebut merupakan standar yang sudah umum agar rasa biji kopi yang dihasilkan tetap stabil, tahan dari serangan jamur, dan tidak membusuk. Sayangnya, untuk memperoleh kadar air tersebut, petani kopi harus melakukan proses pengeringan lebih lanjut yang memakan waktu cukup lama.

Oleh karenanya,para petani pada saat ini lebih banyak memanfaatkan mesin alat pengering kopi sederhana. Bahan yang digunakan adalah kayu, triplek, alumunium foil, kipas portable, dan lampu. Meskipun demikian, penggunaan mesin masih membutuhkan biaya tambahan yang cukup mahal untuk pembayaran listrik setiap bulannya

Untuk mempercepat proses pengeringan kopi. Jika dibandingkan dengan proses pengeringan metode tradisional dan mesin,Maka Solar Dryer Dome akan membantu biji kopi memperoleh asupan sinar matahari secara lebih merata sehingga proses pengeringan lebih cepat dan merata.

Perbandingan Pengeringan Tradisional Dengan Solar Dryer

Sebagai inovasi teknologi modern untuk pengeringan hasil pertanian, Solar Dryer sangat efektif untuk meningkatkan efisiensi waktu dan kualitas hasil produksi. Performanya sudah terbukti dan digunakan oleh para petani dengan berbagai jenis atau produk hortikultura seperti,pengeringan tomat,cabai.cengkeh,kopi dan lain sebagainya.

Proses pengeringan dengan menggunakan oven rata-rata dapat bekerja lebih cepat. Meskipun demikian, metode pengeringan dengan suhu sangat tinggi membutuhkan penanganan yang lebih bagus.

Terlebih apabila diterapkan pada biji kopi. Memaksa biji kopi untuk kering lebih cepat akan membuat Anda kesulitan untuk melihat tingkat kelembaban secara akurat. Sehingga pada akhirnya, suhu dan panas yang berlebih justru akan mengurangi karakter dan cita rasa pada biji kopi.

Sementara itu, jika menggunakan Solar Dryer Dome sebagai alat pengering kopi adalah merupakan pilihan yang sangat tepat.Dikarenakan lapisan penyaring sinar Ultra Violet pada Solar Dryer dapat membantu mengurangi dan melindungi biji kopi dari bahaya sinar Ultra Violet yang berlebihan.

Kelebihan Solar Dryer Dome Sebagai Alat Pengering

1.Meningkatkan kualitas produksi

Banyak tantangan yang harus dihadapi oleh petani kopi salah satunya proses pengeringan dengan metode pengeringan tradisional adalah resiko penurunan kualitas dan cita rasa pada kopi.

Biji kopi yang dikeringkan dengan cara dijemur di luar ruangan akan mengalami kontak langsung dengan udara dan sinar matahari, sehingga resiko terkontaminasi debu dan hama akan menjadi lebih besar. Penurunan kualitas biji kopi kemudian akan mempengaruhi kualitas kopi sehingga harga jual akan lebih rendah.

Bagaimana dengan Solar Dryer Dome? Teknologi Solar Dryer berbentuk kubah sehingga akan melindungi biji kopi dari kontaminasi debu dan hama.

Dengan kemampuannya menaikkan suhu hingga 100%, Solar Dryer Dome akan membantu menyebaran panas secara lebih merata. Dengan demikian biji kopi akan mencapai kadar air 10%-12% dan menghasilkan cita rasa yang baik dan beragam.

2.Konstruksi alat yang sederhana

Dengan performa dan kualitas yang ditawarkan, biaya konstruksi Solar Dryer Dome juga masih terbilang sangat terjangkau. Material dasar polycarbonate sangat mudah diperoleh dengan harga yang masih sangat ekonomis. Proses instalasinya pun juga cukup mudah dan tidak memerlukan biaya mahal.

Jika dibandingkan dengan alat pengering biji kopi yang berupa mesin, Solar Dryer Dome bisa dikatakan sebagai pilihan yang sangat tepat.

Penggunaan mesin sebagai alat bantu proses pengeringan biji kopi akan memakan biaya perawatan yang sangat tinggi. Sementara itu, material polycarbonate sebagai konstruksi utama Solar Dryer Dome memiliki performa yang sangat baik dan tahan terhadap berbagai kondisi dan cuaca, sehingga tidak mudah rusak.

3.Menghemat waktu dan tenaga

Tahukah kalian bahwa salah satu faktor yang utama dalam proses pengeringan terletak pada kecepatan aliran udaranya? Oleh karena itu,maka Solar Dryer menjadi solusi yang sangat tepat bagi seluruh petani Indonesia. Kipas kecil pada Solar Dryer ini akan bekerja mengalirkan udara dari luar dengan suhu lebih tinggi melewati biji kopi,Sehingga biji akan cepat mengering.

Cara Kerja Solar Dryer Dome

Secara prinsip cara kerja solar dryer adalah dengan mengaliri udara yang akan melewati solar collector sehingga udara yang dibawa akan memiliki suhu yang cukup tinggi yang selanjutnya akan melewati tempat bahan yang akan dikeringkan diletakkan.

Udara akan keluar beserta uap air yang dibawa melalui lubang-lubang aerasi. Prinsip perbedaan tekanan dan suhu udara yang biasanya digunakan oleh alat solar dryer tanpa bantuan kipas atau blower.

Ketika udara panas dihembuskan di atas bahan pangan yang basah, panas akan di­alirkan ke permukaan dan perbedaan tekanan udara akibat dari aliran panas akan mengeluarkan air dari ruang antar sel dan menguapkannya

Karakteristik dari bahan jenis polycabonate yang digunakan untuk menyerap panas matahari dan menyalurkannya ke dalam ruangan. Meski demikian, sinar ultra violet ditapis sehingga tidak merusak bahan atau komoditas pertanian yang sedang dikeringkan.

Selama proses pengeringan ini, uap air akan naik secara perlahan karena berkurangnya kandungan air pada komoditas pertanian yang sedang melakukan proses pengeringan.Kipas exhaust akan menghisap udara dari dalam ruangan bersamaan dengan uap air.

Sebagai pengganti listrik , kipas exhaust menggunakan listrik dari panel tenaga surya yang sudah ada sehingga unit pengering ini benar-benar memanfaatkan energi panas matahari semaksimal mungkin.

× Whatsapp Kami!