Halo… kawan-kawan Mixerroti bagaimana kabar kalian….?, pada kali ini kak Ilham akan membahas usaha roti untuk pemula yang bisa kamu praktekan untuk menambah penghasilan uang teman-teman.Tentunya ini cocok buat para pelajar sekolah menengah yang ingin belajar mengelola bisnis nya sendiri, berikut ulasannya…..

Usaha Roti Untuk Pemula

Meskipun diproduksi dari dapur rumah, bisnis kue ini bisa sangat menguntungkan jika ditekuni dengan strategi yang tepat dan memanfaatkan kecanggihan teknologi internet secara maksimal.

Bisnis kuliner memang tak ada habisnya, berkembang dengan mengikuti berkembang jamannya trend. Meskipun dari dapur rumah, dengan niat dan dijalankan dengan benar, usaha ini bisa menjadi peluang bisnis yang sangat menguntungkan buat teman teman.

Apalagi kebiasaan masyarakat Indonesia yang menyediakan kue di rumah, baik untuk dimakan sendiri atau disajikan untuk tamu ketika berkunjung ke rumah.

jajanan usaha roti menjadi salah satu macam usaha sampingan yang cocok untuk kamu yang sedang bingung mencari uang tambahan. Beragam jajanan roti seperti donat, kukis, dan roti isian tidak pernah kehilangan peminat, kamu bisa menjualnya di sekolah.

Jika ada waktu senggang, kamu juga bisa menjual jajanan roti di sore hari, entah di depan rumahmu, di dekat jalan raya atau alun-alun atau keliling kompleks.

Usaha jualan jajanan usaha roti tidak membutuhkan modal yang besar tapi membutuhkan usaha keras.

Walaupun begitu kamu jangan khawatir banyak kisah sukses anak muda berangkat dari usaha-usaha kecil yang dilakukan secara giat dan konsisten.

 

Tips Utama Dalam Membangun Usaha Roti Bagi Pemula

usaha roti untuk pemula

Jika kamu punya keahlian dan potensi menjalankan usaha kue rumahan tapi masih bingung harus mulai dari mana, kamu bisa lakukan cara-cara  di bawah ini.

 

1. Perencanaan yang matang Dalam usaha roti untuk pemula

Saat memulai bisnis apapun, kita membutuhkan perencanaan yang matang, termasuk untuk kamu para pemula yang ingin memulai bisnis roti rumahan. Walau skala kecil, kamu harus mempunyai persiapan dari A sampai Z sebelum menjalani atau merintisnya. Perencanaan yang matang bisa mengantisipasi berbagai rintangan saat kamu menjalani usaha.

Selain itu, kamu harus memiliki minat dan passion sehingga jika ada hambatan saat menjalankan usaha, kamu tidak merasa bosan atau gampang menyerah, tetapi kamu tetap bisa terus bertahan.

 

2. Persiapan modal usaha roti untuk pemula

Buatlah rincian modal sedetail mungkin. Untuk membuka usaha ini bukan hanya modal uang segar saja, tetapi dibutuhkan keterampilan membuat kue rumahan yang enak dan menarik.

Modal dibutuhkan untuk membeli peralatan, bahan kue yang berkualitas serta tenaga kerja ataupun karyawan. Walaupun bisnismu masih skala kecil perlu dipikirkan jika bisnis yang dijalankan berkembang dan produksinya akan meningkat.

 

3. Pemilihan bahan baku 

Apapun kue yang kamu jual bisa laris kalau kamu bisa menghasilkan rasa dan tampilan kue yang semenarik mungkin. Rasa dan tampilan kue ditentukan oleh pemilihan bahan olah baku. Gunakan bahan baku pilihan untuk menghasilkan kue premium yang sangat mengedepankan kualitas.

4. Mengkreasikan resep untuk usaha roti untuk pemula

Walaupun usaha kue rumahan, kamu perlu resep untuk menentukan identitas dan kualitas kue yang akan kamu dijual. Kamu bisa cari resep dari buku ataupun internet seputar resep kue basah hingga resep kue kering.

Dari referensi tersebut bisa dikembangkan sesuai dengan kreatifitasmu. Ingat untuk mencatat kreasi resep kue andalanmu dengan rapi untuk dokumentasi, bisa saja kamu lupa dengan takarannya, sehingga kamu bisa lihat di catatan yang kamu sebelumya tulis.

5. Kreatif menciptakan rasa dan bentuk 

Tetap berkreasi dan berinovasi dalam menjalankan suatu bisnis kue rumahan. Kreativitas sangat diperlukan dalam mengembangkan rasa dan bentuk kue yang akan kamu jual.

Kamu bisa menghadirkan produk yang berbeda dari kompetitor lainnya agar konsumen tertarik untuk mencoba dan punya pilihan berbagai rasa dan bentuk kue yang anda ditawarkan.

 

6. Pelajari strategi kompetitor

Meskipun pemula, kamu juga perlu melihat kompetitor saingan anda. Perhatikan produknya, strategi pemasaran, dan cari tahu penyebab turunnya penjualan dari kompetitor saingan. Kamu bisa belajar agar tidak melakukan kesalahan yang serupa yang di lakukan oleh kompetitor.

 

7. Tetapkan harga yang kompetitif

Tentukan harga jual sesuai perhitungan modal yang dikeluarkan. Jika terlalu murah menetapkan harga kue bisa-bisa mendantangkan kerugian. Tapi jika terlalu mahal, produk kue mu tidak akan diterima di kalangan masyarakat.

Cara menetapkan harga bisa dengan menghitung bahan apa saja yang digunakan, peralatan, perlengkapan yang dipakai, biaya tenaga kerja dan biaya lain yang dikeluarkan saat melakukan proses produksi.

Setelah diketahui biaya yang akan dikeluarkan, kita bisa menghitung berapa besar keuntungan yang kita inginkan.

 

8. Buat brand dan kemasan yang unik

Bisnis kue rumahan akan lebih mudah diingat masyarakat dengan adanya nama atau bisa disebut dengan brand. Selain brand, pikirkan juga kemasan roti seperti apa yang akan ditampilkan kepada konsumen.

Pastikan nama brand dan kemasan dibuat semenarik mungkin, selain bisa meningkatkan penjualan, hal ini untuk memudahkan dalam berpromosi produk anda.

Khususnya jika memiliki pangsa pasar anak muda yang cenderung menyukai kemasan unik dengan warna yang unik dan beragam.

 

9. Sistem penjualan yang jelas 

Banyak terjadi usaha tidak berjalan lancar karena sistem pemesanan hingga pengiriman yang tidak bagus. Karena itu, kamu harus menyiapkan metode produksi dan quality kontrol.

Perhatikan lama menyiapkan pesanan, bagaimana proses pengiriman, hingga keamanan pengemasannya hingga ke tangan konsumen.

 

10. Strategi promosi dan pemasaran

Cara menjual kue lewat online adalah strategi promosi yang sangat mudah dilakukan. Kesuksesan dan kegagalan dalam berbisnis bisa tergantung bagaiman caranya kamu melakukan promosi dan pemasaran.

Saat ini promosi bisa dilakukan offline dan online yang lebih terukur dan lebih mudah untuk di praktekan.

Untuk promosi dan pemasaran secara online pastikan menggunakan foto atau design kue yang menarik untuk di share ke media sosial.

Atau jika ingin melakukan promosi melalui offline bisa membuat brosur lalu disebar ke lingkup masyarakat sekitar, dan ke ikutsertaan pameran kuliner.

Lakukan strategi metode promosi secara bertahap. Kamu bisa menawarkan diskon berkala, buy one get one, dan memberikan produk tester saat meluncurkan varian roti terbaru baru.

 

Beberapa Kelemahan Usaha Roti Untuk Pemula

Anda perlu tahu beberapa kelemahan usaha roti sebelum memutuskan untuk membuat atau terjun ke bisnis di bidang yang satu ini. Memang, roti merupakan salah satu hidangan kuliner yang sering dikonsumsi oleh banyak orang, akan tetapi, hal tersebut tidak serta merta dapat membuat bisnis roti mengalami sebuah keuntungan yang cukup pesat. Ada berbagai faktor lainnya yang perlu diperhatikan agar penjualan roti mu dapat tetap menguntungkan.

 

 Apa Saja Kelemahan Usaha Roti Untuk Pemula?

usaha roti untuk pemula

Berikut ini, setidaknya ada 4 kelemahan dalam menjalankan usaha roti bagi pemula yang perlu teman teman ketahui dan pelajari, yaitu:

 

1. Target Pasar yang Sangat Tidak Spesifik

Kelemahan usaha roti yang pertama ialah target pasar yang tidak terarah ataupun spesifik. Hampir sebagian besar pemilik usaha roti menetapkan target pasar yang terlalu general ataupun sangat umum. Meskipun banyak orang mengonsumsi roti, tapi bukan berarti Anda dapat menetapkan sebuah target pasar langsung secara general.

 

Dalam menentukan target pasar untuk sebuah usaha roti, Anda dapat membagi target pasar sesuai produk yang akan dijual. Misalnya, Anda menjual roti dengan isi selai coklat, maka arahkan lah produk tersebut kepada target ranah pasar yang menyukai rasa coklat.

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui perilaku ataupun kondisi seseorang seperti apakah mereka sedang dalam program penurunan berat badan atau sedang memiliki kondisi lactose intolerant.

Dengan demikian, jika Anda memasarkan usaha roti kepada target pasar yang lebih spesifik, maka penyusunan strategi marketing-nya pun akan lebih mudah dan lebih efektif.

 

2. Inovasi yang Tidak Berkembang

Banyak pemilik usaha roti yang tidak menyadari bahwa mereka terlalu cepat puas dengan produksi roti yang mereka hasilkan. Akibatnya, hal tersebut membuat mereka tidak memiliki inovasi dalam mengembangkan produk mereka. Inovasi sangat penting untuk dilakukan dalam setiap hidangan apapun, termasuk salah satunya roti.

 

Oleh karena itu, jika Anda ingin menjalankan sebuah usaha roti, buatlah inovasi-inovasi yang dapat menarik minat lebih banyak orang. Buatlah inovasi dari segi bentuk, rasa, packaging, dan apapun yang dapat membuat roti Anda terlihat menarik di mata para orang.

 

3. Masa Simpan Roti yang Sebentar

Roti memiliki masa simpan yang sangat sebentar. Lewat dari 4 hari, maka protein dan pati roti akan muncul sehingga dapat membuat roti menjadi bulukan atau kata lainnya berjamur. Oleh karena itu, Anda dapat mencoba untuk membuat packaging yang kedap udara atau memberikan himbauan kepada customer untuk menyimpan roti di dalam kulkas agar jangka waktu simpan roti dapat bertahan lebih lama.

Selain itu, kembali kepada poin sebelumnya, Anda juga dapat mencoba untuk melakukan inovasi yang dapat membuat masa simpan roti menjadi bertahan lebih lama.

 

4. Keterbatasan Alat Dalam Mmebuka Usaha Roti Untuk Pemula

Kelemahan terakhir yang sering terjadi di dalam bisnis roti rumahan adalah keterbatasannya sebuah alat. Tidak seperti di toko roti besar, biasanya bisnis roti rumahan hanya mengandalkan alat-alat terbatas yang hanya terdapat di dapur saja. Hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas roti yang dihasilkan sehingga customer enggan untuk membeli roti Anda kembali di lain hari.

Untuk itu, agar Anda dapat mengatasi kelemahan usaha roti di atas, mulailah untuk menggunakan peralatan yang cukup berkualitas agar produk-produk roti yang dihasilkan menjadi berkualitas juga

Kelebihan Usaha Roti Untuk Pemula

usaha roti untuk pemula

Menariknya, menjalani usaha berjualan roti. Memiliki banyak hal dan kelebihan juga bagi pelakunya. Apalagi jika kamu termasuk individu yang baru saja menjalaninya. Simak yuk beberapa alasan kuat untuk membuka usaha roti.

Tidak Harus Modal Besar Untuk Usaha Roti Untuk Pemula

Hal yang sering diungkapkan bagi pelaku usaha baru saat ingin memulai bisnis adalah sebuah modal. Dana yang dibutuhkan untuk membuka usaha, banyak yang mundur sebelum mengawalinya karena menganggap bahwa modal yang besar menjadi hal sangat penting sebelum melakukannya.

Jika ini yang menjadi alasan utama kamu tidak berani melangkah. Usaha roti adalah jawaban kamu. Untuk membuat dan menjualnya kamu tidak membutuhkan modal yang sangat besar. Hal ini bergantung pada jenis yang akan kamu buat.

Untuk menjualnya pun, tidak lagi kesulitan. Tidak perlu lagi membuka sebuah gerai toko offline. Kamu bisa memanfaatkan adanya media sosial dan e-commerce untuk bisa menjangkau konsumen kamu, bahkan lebih jauh dibandingkan harus mencari tempat strategis agar bisa untuk menjualnya.

Luasnya Pangsa Pasar Bagi Usaha Roti Untuk Pemula

Dan yang menjadikan roti juga membuka peluang besar bagi kamu adalah bagaimana kehadirannya dapat di konsumsi di segala aktivitas ataupun sebuah acara.

Kue dapat dinikmati sebagai camilan harian hingga menjadi sajian untuk acara acara besar, seperti acara pernikahan, rapat, reuni, seminar, dan lainnya. Jadi bisa bayangkan kesempatan yang bisa kamu ambil untuk menjadikan setiap karya kamu, bisa dinikmati di segala waktu dan kesempatan.

 

Bisa dapat Untung Besar

Hal yang membuat bisnis roti atau kuliner menjadi menggiurkan adalah berkemungkinan kamu bisa mendapatkan keuntungan yang cukup besar, bahkan hingga mencapai 50%.

Bisa dibayangkan, jika usaha kamu berjalan lancar dan sukses tanpa adanya hambatan yang besar. Pendapatan yang kamu terima akan sangat dapat membantu kamu untuk menunjang kehidupan mu.

Risiko Yang Kecil untuk Usaha Roti Untuk Pemula

Risiko yang bisa kamu hadapi cenderung lebih kecil dibandingkan dengan menjual sebuah makanan biasa. Apalagi jika membuat roti yang cenderung lebih awet dan masih bisa dijual untuk beberapa waktu atau hari kedepan.

Risiko akan berbeda jika kamu membuat roti yang memiliki masa lebih pendek. Akan tetapi, bila belum juga laku. Kamu bisa menyantapnya sendiri bersama teman dan keluarga dekat, sehingga tidak terbuang sia sia.

Investasi yang Diperlukan Sedikit 

Mengawali bisnis kue, investasi yang diperlukan untuk kelangsungan hidup usaha tidaklah sangat banyak. Hal seperti peralatan masak, pemanggang, dan lainnya, biasanya sudah tersedia di dapur rumah. Apabila kurang, kamu tidak perlu membeli banyak, kamu tinggal menambahkan beberapa hal dari yang sudah ada di dapur.

Banyak Nya Jenis Dan Varian Yang Bisa Di Jual

Tentunya roti memiliki banyak jenis di seluruh dunia. Mulai dari roti gandum, roti tepung, hingga roti yang memiliki rasa atau isian yang beragam di dalamnya. Tentunya ini bisa membuat keuntungan yang besar karena konsumen tidak terpaku oleh menu atau varian yang itu itu saja.

Di internet sudah banyak beredar resep resep jenis dari pembuatan roti. tentunya dengan mempelajari cara pembuatan yang tepat dan menggunakan peralatan yang ada di dapur rumah.

 

Kesimpulan

Dari hasil ulasan artikel diatas tentang usaha roti untuk pemula, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kita dapat membangun atau merintis usaha roti dengan mudah dimana pun, bahkan bisa menggunakan alat dapur rumah temen-temen sendiri. Dengan memeperhatikan dan memepelajari tips, kekurangan dan kelebihan di atas, pasti usaha bakery yang awalnya hanya dari rumahan akan berkembang menjadi usaha bakery yang sukses di kenal besar oleh di kalangan masyarakat luas

Ada beberapa roti di dalam nampan
sedang makan bersama seorang janda
Jika ada salah kata mohon lah dimaafkan
Jangan lah engkau simpan di dalam dada

 

Sekian ya dari saya temen temen grosir mesin, mohon maaf jika ada salah kata dari kakak ilham ya…. temen temen wassalamualaikumwaramatulahi wabarokatu…

× Whatsapp Kami!