Semangka, buah yang identik dengan kesegaran dan kandungan air yang melimpah, sering menjadi pilihan utama saat cuaca sedang panas-panasnya. Buah ini memiliki rasa manis alami yang menyegarkan dan tekstur yang lembut, menjadikannya camilan sehat dan menyenangkan di tengah terik matahari. Tak heran bila semangka begitu disukai oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Namun, pernahkah kamu membayangkan bahwa buah semangka yang biasanya disajikan dalam bentuk segar ini bisa diolah menjadi camilan kering seperti keripik? Mungkin terdengar tidak biasa, tetapi kenyataannya, keripik semangka adalah inovasi kuliner yang mulai digemari banyak orang. Keripik ini tidak hanya unik, tetapi juga lezat dan cocok sebagai alternatif camilan sehat.
Keripik semangka dapat menjadi pilihan tepat bagi kamu yang sedang ingin mencoba sesuatu yang baru di dapur. Proses pembuatannya pun tidak sulit, hanya memerlukan beberapa bahan sederhana yang bisa ditemukan di dapur rumah. Dalam artikel ini, kita akan membahas langkah-langkah lengkap cara membuat keripik semangka mulai dari pemilihan bahan, proses pembumbuan, hingga cara memanggang yang tepat agar hasilnya renyah dan menggugah selera.

Alat dan Bahan Membuat Keripik Semangka
Salah satu keuntungan utama dari membuat keripik semangka sendiri adalah karena bahan-bahannya sederhana dan mudah ditemukan di pasar atau toko buah sekitar rumah.

Bahan Utama:
1 buah semangka ukuran sedang (jenis bebas: merah, kuning, atau tanpa biji)
1 sendok teh air perasan lemon (opsional, untuk menjaga warna dan menambah kesegaran rasa)
1/2–1 sendok teh bubuk cabai (opsional, untuk cita rasa pedas)
Garam laut secukupnya (untuk penyeimbang rasa)
Gula pasir (opsional, jika ingin versi lebih manis)
Bahan Tambahan (Opsional):
Bubuk kayu manis
Bubuk jeruk atau asam sitrat
Madu cair
Bubuk vanila
Peralatan yang Diperlukan:
Slicer / Mandoline untuk mengiris semangka tipis
Oven listrik atau dehydrator
Loyang dan kertas roti (baking paper)
Spatula silikon
Kain bersih atau tisu dapur
Toples kedap udara atau zip-lock bag
Langkah-Langkah Cara Buat Keripik Semangka Renyah dan Tahan Lama
Berikut ini urutan proses pengolahan keripik semangka yang bisa kamu lakukan secara manual di rumah:
1. Cuci dan Potong Semangka

Bersihkan semangka dari debu dan kotoran luar, lalu keringkan. Belah semangka dan buang bagian kulitnya. Iris bagian daging semangka setipis mungkin, sekitar 3–5 mm, agar mudah dikeringkan. Kamu bisa membentuknya menjadi bulat, persegi, atau segitiga, sesuai selera.
Jika semangka mengandung banyak biji, keluarkan bijinya terlebih dahulu agar hasil keripik lebih halus dan tidak mengganggu tekstur saat dikunyah.
2. Tiriskan Kadar Air Semangka
Karena semangka mengandung air yang sangat tinggi, proses pengeringan menjadi tahap penting. Setelah diiris, letakkan irisan semangka di atas saringan atau kain bersih, dan diamkan sekitar 30–60 menit agar air mengalir keluar.
Untuk hasil maksimal, tepuk-tepuk permukaan semangka menggunakan tisu dapur atau kain kering hingga tidak ada tetesan air tersisa. Semakin kering sebelum dipanggang, semakin renyah hasil akhirnya.
3. Bumbui Sesuai Selera

Letakkan irisan semangka pada nampan bersih. Taburkan bahan-bahan tambahan sesuai selera:
Campuran garam dan bubuk cabai untuk rasa pedas-gurih
Perasan lemon untuk sensasi segar dan mencegah oksidasi
Kayu manis atau vanila untuk rasa manis-aromatik
Gunakan kuas dapur atau tangan bersih untuk meratakan bumbu di kedua sisi irisan semangka.
4. Proses Pengeringan atau Pemanggangan
Ini adalah tahap inti dalam pembuatan keripik semangka. Kamu bisa memilih dua metode:
a. Menggunakan Oven:
Panaskan oven pada suhu rendah, sekitar 70°C – 90°C
Lapisi loyang dengan baking paper
Letakkan irisan semangka berjajar, tanpa menumpuk
Panggang selama 4–6 jam, balik setiap 1–2 jam agar merata
b. Menggunakan Dehydrator:
Atur suhu sekitar 55°C – 65°C
Proses dehidrasi memakan waktu 8–12 jam, tergantung ketebalan dan kadar air semangka
Jangan terburu-buru menaikkan suhu karena semangka bisa menjadi gosong di luar namun tetap basah di dalam. Proses yang lambat tapi stabil menghasilkan keripik yang renyah dan awet.
5. Dinginkan dan Uji Kerenyahan
Setelah semangka selesai dikeringkan, biarkan di suhu ruangan selama 20–30 menit. Keripik akan menjadi lebih renyah saat mendingin.
Jika tekstur masih kenyal atau lembek, kamu bisa mengembalikannya ke oven selama 30–60 menit lagi.
6. Penyimpanan yang Tepat
Simpan keripik semangka yang sudah benar-benar dingin ke dalam wadah kedap udara. Kamu bisa menggunakan:
Toples kaca atau plastik dengan penutup rapat
Kemasan zip-lock modern
Standing pouch aluminium foil untuk dijual
Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sinar matahari langsung agar kerenyahannya tahan lama. Keripik semangka bisa bertahan hingga 2–4 minggu jika disimpan dengan benar.
Kenapa Harus Memilih Keripik Semangka?
Semangka bukan hanya buah segar, tapi juga sumber nutrisi yang baik. Berikut adalah alasan mengapa keripik semangka layak dicoba sebagai camilan sehat:
1. Lebih Sehat dan Alami
Keripik semangka buatan sendiri tidak mengandung MSG, pewarna buatan, atau pengawet kimia. Buah semangka kaya akan likopen (antioksidan), vitamin A, vitamin C, dan asam amino seperti citrulline. Pengeringan tidak menghilangkan semua nutrisi, sehingga tetap bernilai gizi tinggi.
2. Rendah Kalori dan Lemak
Semangka secara alami rendah kalori dan tidak mengandung lemak. Jika dikeringkan tanpa minyak, seperti melalui oven atau dehydrator, keripik semangka menjadi camilan rendah kalori yang cocok untuk diet dan penderita kolesterol tinggi.
3. Kaya Antioksidan dan Air Alami
Likopen dan vitamin C dalam semangka membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Meski kadar airnya akan hilang saat dikeringkan, zat aktifnya tetap bertahan dan baik untuk kesehatan kulit dan daya tahan tubuh.
4. Cocok untuk Program Diet dan Anak-anak
Camilan ini bisa dinikmati siapa saja, dari anak-anak hingga orang tua. Rasanya ringan, manis alami, dan bisa dikreasikan menjadi berbagai rasa sesuai kebutuhan diet—rendah gula, rendah lemak, dan tinggi serat.
5. Tahan Lama dan Praktis Disimpan
Keripik semangka yang kering sempurna bisa bertahan lama tanpa pengawet tambahan. Sangat cocok untuk stok camilan di rumah atau dibawa saat bepergian tanpa khawatir basi.
Variasi Rasa Keripik Semangka yang Bisa Dicoba
Untuk menghindari rasa yang monoton, kamu bisa mencoba beberapa kombinasi rasa berikut:
1. Keripik Semangka Kayu Manis
Taburkan bubuk kayu manis di atas irisan semangka sebelum dipanggang untuk rasa manis hangat dan aromatik.
2. Keripik Semangka Madu
Setelah keripik selesai dipanggang dan mulai mendingin, olesi permukaannya dengan madu tipis. Diamkan hingga mengering agar madu membentuk lapisan manis-karamel alami.
3. Keripik Semangka Pedas
Campur bubuk cabai dan sedikit garam lalu taburkan sebelum dipanggang. Hasilnya adalah keripik semangka dengan rasa pedas-manis menggugah selera.
4. Keripik Semangka Asam Manis
Setelah keripik jadi, taburkan campuran gula bubuk dan sedikit bubuk asam (asam sitrat). Memberikan sensasi asam-manis yang menyenangkan, mirip permen buah.
Peluang Usaha dari Keripik Semangka Rumahan
Keripik semangka tidak hanya sehat dan unik, tapi juga punya nilai jual tinggi. Banyak pelaku UMKM mulai merambah bisnis keripik buah karena daya simpannya yang panjang dan bahan bakunya mudah didapat.
Kesimpulan: Keripik Semangka, Camilan Sehat Masa Kini
Membuat keripik semangka di rumah bukan hanya mudah dan murah, tetapi juga sangat bermanfaat. Dari pemilihan bahan, pengirisan, pengeringan, hingga penyimpanan—semuanya bisa dilakukan secara mandiri dengan alat sederhana.
Keripik semangka bisa menjadi solusi camilan sehat yang bebas bahan kimia, serta cocok untuk semua usia dan gaya hidup. Bahkan, jika ditekuni dengan serius, bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan di tengah meningkatnya tren makanan sehat.
