Perbedaan Robusta Dan Arabika. Bagi kamu yang baru hobi minum kopi, mungkin kamu agak kebingungan antara perbedaan Robusta dan Arabica dan saat kalian ke coffee shop tertentuPilihan yang jelas hanyalah kopi hitam atau black coffee, latte, cappuccino, atau bahkan kopi susu biasa.

Perbedaan Arabika dan Robusta

Perbedaan Arabika Dan Robusta

 

Nah, jika kafe yang kamu datangi besar, barista bisa memberi kamu pilihan mau kopi arabika atau robusta. Di situlah kamu mungkin akan merasa bingung.

Iya, dua biji kopi ini paling sering digunakan di Indonesia. Jika kamu sampai sekarang belum tahu bedanya, jangan khawatir BukaReview akan memberi panduan lengkapnya.

Sebelum membahas perbedaan arabika dan robusta kita harus membahas dulu asalnya. Robusta merupakan kopi terpopuler kedua di dunia, tentu saja setelah arabika. Arabika menguasai 75% pasar kopi dunia, sisanya untuk robusta.

Robusta sebenarnya baru ‘ditemukan’ sekitar 100 tahun setelah arabika. Jadi, wajar jika arabika masih mendominasi pasar kopi dunia.

Robusta yang awalnya berasal dari Afrika barat dan tengah kini sudah banyak diproduksi di negara lainnya, termasuk Indonesia. Indonesia bahkan jadi negara produsen kopi robusta terbesar ketiga di dunia, setelah Vietnam dan Brasil.

1. Perbedaan rasa arabika dan robusta

 

Kopi robusta punya rasa sedikit lebih pahit dibandingkan arabika. Hal tersebut disebabkan kandungan kafein yang lebih tinggi pada robusta. Jumlah kafein robusta diklaim dua kali lipat dibandingkan arabika.

Selain itu, rasa pahit pada kopi robusta juga disebabkan karena kandungan asam klorogenat (CGA) hingga 7-10%, sedangkan kopi arabika hanya 5,5-8%.

2. Masa Tanam Kopi Arabika dan Robusta

Dalam proses pertumbuhan pohonnya, arabika bisa melakukan penyerbukan sendiri, sedangkan robusta harus dibantu dengan penyerbukan silang.

Meski begitu robusta sudah bisa memproduksi buah dalam waktu dua tahun. Sementara arabika lebih lama, yaitu sekitar empat tahun.

3. Perbedaan Biji Kopi Arabika dan Robusta

Perbedaan kopi arabikan dan robusta (Foto: Unsplash)

Biji kopi robusta lebih kecil dan bulat dibandingkan arabika. Warna robusta mentah juga lebih gelap dibandingkan arabika.

Perbedaan antara kedua kopi paling populer ini juga bisa kamu lihat dari bentuk daunnya. Bentuk daun pohon kopi robista lebih lebar daripada arabika.

4. Perbedaan Harga Arabika dan Robusta

Pohon kopi robusta lebih tahan banting dibandingkan arabika. Robusta dapat tahan di tempat bersuhu tinggi dan makin bagus jika terkena sinar matahari langsung.

Selain itu, karena kandungan kafein dan CGA yang lebih tinggi, robusta juga lebih tahan dari serangan hama dan penyakit dibandingkan arabika.

Per hektare, ladang robusta juga dapat memproduksi kopi dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan arabika.

Faktor-faktor tersebut, ditambah masa tanam kopinya membuat harga robusta lebih murah dibandingkan arabika.

 

5. Kandungan Lipid & Gula

Arabika mengandung hampir 60% lebih banyak lipid dan hampir dua kali mengandung konsentrasi gula daripada robusta. Faktor ini juga mungkin berdampak besar mengapa kebanyakan pencinta kopi lebih memilih arabika karena rasanya tidak terlalu pahit seperti robusta.

Baca Juga:Cara Mengetahui Kualitas Kopi Yang Baik

6. Budidaya Kopi Arabica dan Robusta di Dunia

Sekitar 75% produksi kopi dunia adalah arabika dan 25% robusta. Brasil merupakan produsen arabika terbesar dan Vietnam menjadi produsen robusta terbesar di dunia. Satu hal yang perlu diingat adalah preferensi rasa dan profil akan bervariasi dari orang ke orang. Ada banyak orang yang menikmati campuran isi robusta yang baik sementara yang lain hanya menyukai 100% arabika. Nikmati dan pastikan untuk berbagi!

 

7. Pilih Kopi Arabika dan Robusta?

 

Dengan segala karakteristiknya, mungkin kamu berpikir bahwa robusta adalah kopi kelas dua jika dibandingkan dengan arabika, apalagi banyak kafe prestisius yang mengklaim “100% Arabika”, seolah arabika itu kopi dengan kualitas paling wahid.

Nyatanya, robusta masih tetap jadi pilihan utama di beberapa tempat, seperti Italia misalnya. Jika kamu minum espresso di sana, kemungkinan besar kopi yang kamu minum itu berasal dari campuran biji kopi robusta dan arabika.

 

× Whatsapp Kami!